Jumat, 22 Agustus 2014 13:38 WIB

Saksi Ahli Didatangkan Untuk Ungkap Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Soewarno Surinta

 Saksi Ahli Didatangkan Untuk Ungkap Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Soewarno Surinta
Soewarno Surinta

KOTAJAMBI(SR28) – Penyidik Pidana Umum Polresta Jambi, masih menunggu keterangan dari saksi ahli, terkait kasus laporan pemalsuan tandatangan yang dilaporkan mantan Ketua Pertina Provinsi Jambi, Soewarno Surinta, beberapa waktu lalu. Saksi ahli yang akan dimintai keterangannya yaitu dari dari Uiversitas Jambi.

Kasubag Humas Polresta Jambi, AKP Sri Kurniawati mengatakan, penyidik sudah bertemu dengan pihak Unja, dan meminta kesediaannya menjadi saksi ahli dalam kasus tersebut. Dan, penyidik akan kembali mengagendakan kembali pemeriksaan saksi ahli.

"Penyidik sudah bertemu dengan saksi ahli yang akan dimintai keterangannya. Dan, saksi ahli tersebut bersedia dan akan memberikan keterangan setelah sehat. Karena, kemarin saksi ahlinya masih sakit," sebut Kasubag Humas, Kamis (21/08).

Sebelumnya, Senin (11/08) lalu, pelapor yang merupakan mantan Ketua Pertina Provinsi Jambi, Suwarno Soerinta kembali diperiksa penyidik pidana umum Polresta Jambi, terkait laporan pemalsuan tandatangan yang dilaporkannya beberapa waktu lalu. Ia dimintai keterangan lanjutan oleh penyidik karena berkas yang diajukan ke jaksa masih ada yang kurang. Dan, berkas kasus dugaan pemalsuan tandatangan yang dilakukan oleh Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Pertina Provinsi Jambi Timotius, yang diteliti jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jambi, dikembalikan ke penyidik Polresta Jambi. Sedangkan keterangan dari saksi ahli, penyidik akan mengagendakan kembali untuk pemeriksaan saksi ahli dari pihak Unja.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, Soewarno Surinta melaporkan Timotius karena telah memalsukan tandatangannya sebagai Ketua Pertina Provinsi Jambi. Dikatakan Soewarno, Timotius yang saat itu menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Pertina Provinsi Jambi telah memalsukan tandatangannya untuk berbagai keperluan.

Dan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, penyidik Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jambi akhirnya menetapkan Timotius sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan tandatangan sebagaimana yang dilaporkan Soewarno Surinta. Tersangka akan dikenakan pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun.

 

Pla/Sat

Saksi | Ahli | Didatangkan | Untuk |

Copyright @2015