Politik
Selasa, 30 Juli 2013 09:10 WIB

Masyarakat Tagih Janji Janji Politik Ce - Pahrul

 Masyarakat Tagih Janji Janji Politik Ce - Pahrul
Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun

SAROLANGUN(SR28) - Visi dan Misi Pasangan Bupati dan Wakil Bupati H. Cek Endra dan Pahrul Rozi yang disampaikan saat menjelang dipilih sebagai pejabat pemerintahan tertinggi di daerahnya, mendapat sorotan tajam dari masyarakat Sarolangun dalam dua tahun terakhir masa kepemimpinannya.

Salah satunya yang diungkapkan seorang warga Kecamatan Sarolagun,  EL (47) saat didatangi oleh SR28 Senin (29/07) mengatakan bahwa dirinya menagih janji janji politik Bupati dan Wakil Bupati kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun, terutama dalam Pembangunan Pasar Atas Kecamatan Sarolangun. " Kami selaku pedagang menagih janji politik Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun kios kios untuk para pedagang yang ada di Pasar Atas Kecamatan Sarolangun ini," ujarnya.

" Kami tegaskan kembali, pedagang dari dulu sampai sekarang mengharapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk merealisasikan janji janji politiknya saat kampanye untuk membangun kios kios, " tambahnya. “ Sejauh ini belum ada tanda tanda Pemkab akan membangun kios di Pasar Atas. Kemarin sebelum bulan Ramadhan, memang Wakil Bupati datang ke pasar ini, tetapi kunjungan itu hanya untuk melihat kondisi pasar, bukan untuk menyampaikan bahwa beliau akan mewujudkan janji politiknya untuk membangun kios bagi masyarakat. Beliau hanya memantau harga sembako saja, padahal bukan itu yang kami butuhkan," jelasnya.

Pedagang juga meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sarolangun yang merupakan Wakil Rakyat untuk mendorong Pemerintah Daerah membangun kios untuk para pedagang. " Kami meminta kepada para anggota dewan yang terhormat agar menyampaikan aspirasi kami tersebut kepada Bupati dan Wakil Bupati," jelasnya.

Susi Afriyanti selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun ketika dikonfirmasikan mengenai hal itu mengatakan bahwa jika memang menjadi kebutuhan para pedagang, maka dewan prinsipnya setuju untuk membangun kios bagi para pedagang. " Dewan akan sampaikan keluhan dari para pedagang tersebut kepada pihak eksekutif untuk membangun kios di Pasar Atas," ujar Susi.

Selain itu Susi juga mengatakan terkait masalah pasar tersebut, jika memang Pemerintah Kabupaten Sarolangun tidak dapat membangun kios untuk para pedagang di Pasar Atas, maka sebagai kompensasinya dengan kebijakan pemerintah untuk mengaktifkan Pasar Bawah Sarolangun.  " Jika memang tidak bisa membangun kios untuk para pedagang di Pasar Atas, maka pemerintah harus bijak, kan Pasar Bawah selama ini tidak difungsikan dan hanya buang buang anggaran saja. Bagaimana dibuat solusinya sehingga Pasar Bawah menjadi menarik, sehingga mampu dimanfaatkan fungsinya," tambahnya.

Lebih jauh Susi mengatakan bahwa selama ini Dewan terus mengingatkan kepada instansi terkait dan Bupati mengenai keberadaan Pasar Bawah. " Pasar Bawah yang terbengkalai tersebut selalu menjadi sorotan Dewan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk dihidupkan keberadaannya, karena telah menghabiskan banyak dana anggaran pemerintah,” tandasnya.

Yan/Sat
BERITA TERKINI