Advertorial
Kamis, 01 Agustus 2013 13:27 WIB

MoU Bank Indonesia Dengan Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jambi

 MoU Bank Indonesia dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi
Gubernur Jambi

KOTA JAMBI(SR28) - Akibat harga jual yang rendah dan mahalnya pakan ikan,  Sekitar 500 kolam milik petani di Kabupaten Muaro Jambi terbengkalai alias tidakberproduksi lagi, sebagai upaya dari Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal meningkatkan kesejahteraan petani ikan telah mengambil langkah yang dapat memperbaiki tingkat penghasilan petani.

Hal itu dikatakan oleh Gubernur Jambi HASAN BASRI AGUS saat memberikan keterangan kepada sejumlah media usai acara  penandatangangan MoU antara Bank Indonesia Jambi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi serta MoU antara PT Jambi Indoguna Internasional dengan Asosiasi Pembudidaya Ikan Patin Jambi (AP2J) di Dinas Kelautan Propinsi Jambi (30/7).
Lebih lanjut Gubernur Jambi menegaskan, telah mengucurkan dana sekitar 2,4 milyar rupiah kepada pengusaha ikan yang disalurkan melalui bank, diantaranya Bank Mandiri dan BNI Jambi untuk permodalan bagi petani ikan.

Mengenai harga jual saat ini sudah ada peningkatan yang tadinya harga jual ikan patin hanya berkisar 8-9 ribu rupiah per-kg sudah naik menjadi 13 ribu rupiah, hal  ini karena sudah ada kerjasama dengan unt pengolah ikan di kemingking yang membeli dari petani 11 ribu rupiah, sementara untuk pakan sudah juga dilakukan kerjasama dengan PT Shinta Bogor dengan harga Rp. 5500,- sampai di Jambi, yang biasa harganya Rp. 8.600,- Artinya sudah ada keuntungan bagi petani dalam produksi ikan di kolamnya.

Disamping itu juga secara teknis untuk sumber daya manusianya, petani diikutsertakan mengikuti pelatihan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan sosialisasi KKPE/KUR sector perikanan. Diharapkan kepada petani untuk menjaga kepercayaan Bank artinya jangan lalai dalam mengangsur pinjaman.

Komoditas perikanan memiliki prosfek yang menjanjikan, karena dengan bertambahnya penduduk, serta dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, akan pangan yang bergizi, maka permintaan akan komoditas perikanan, akan dating semakin meningkat. Sehingga dengan demikian sector kelautan dan perikanan, dapat nenberikan kontribusi dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat dengan harga terjangkau dan menyerap tenaga kerja.Hal ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu terwujudnya masyarakat Jambi  yang ekonominya maju, aman adil dan sejahtera atau Jambi Emas tahun 2015. Namun potensi dan prosfek pengembangan komoditas perikanan, tidak akan memberikan hasil yang maksimal, apabila tidak didukung oleh sumber permodalan yang handal . Oleh karena itu dibutuhkan peran perbankan guna memfasilitasi kebutuhan permodalan para pembudidaya ikan.

BERITA TERKINI