Jumat, 16 Juni 2017 11:35 WIB

Takut Berurusan Dengan Hukum, Rajiun Siap Mundur Jika Ada Intervensi Bupati Tanjab Barat

 Takut Berurusan Dengan Hukum, Rajiun Siap Mundur Jika Ada Intervensi Bupati Tanjab Barat
Bupati Safrial & Rajiun Sitohang

KUALATUNGKAL (SR28) - Birokrasi keuangan di Pemkab Tanjab Barat seperti dibuat rumit semenjak Badan Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dipimpin oleh Rajiun Sitohang. Bahkan yang bersangkutan akan siap mundur dari jabatannya sebagai kepala BPKAD Tanjab barat jika masalah keuangan ada campur tangan bupati dalam kebijakan keuangan. 

Hal tersebut dikatakan Rajiun kemarin, dirinya akan tetap mempertahankan aturan yang ada soal ketertiban keuangan, jika anggaran yang tersedia tidak ada maka tidak bisa dibuka aplikasinya.

"Siapa yang tidak kenal dengan Rajiun, lima tahun saya di Jambi, kalau ada intervensi dari Pak bupati saya siap mundur dari jabatan, saya tidak takut dengan bupati sekalipun, kalau masalah anggaran tidak boleh ikut campur" tegas Rajiun Sitohang.

Lanjutnya, “Kita lihat saja nanti, jika ada proyek yang mau cairkan namun SPD ketersedian uang tidak ada maka tetap tidak bisa dicairkan, sekalipun itu perintah bupati, sorry tidak bisa,” selorohnya.

Dia mepersilahkan kepada media untuk mengawasi kinerjanya, jika ada yang lari dari aturan maka dirinya siap bertanggng jawab. “Tak masalah silakan saja pantau, yang jelas saya tidak mau berurusan dengan hukum, memang benar soal aplikasi keuangan itu bukan soal pidana atau apa, cuma sekedar ketertiban aturan saja" jelasnya.

Untuk diketahui, bupati Tanjab Barat sebelumnya ingin melakukan pembenahan maslah keuangan dan aset daerah, namun kenyataannya hingga kini sama sekali belum ada perubahan yang berarti. Malahan belum lama ini Kabupaten Tanjab Barat menorehkan prestasi yang buruk dengan mendapatkan Opini Disclaimer dari BPK RI.

Reporter: Sabri|Editor: Agus Sholihin Abar

Takut | Berurusan | Dengan | Hukum, |

Copyright @2015