Selasa, 10 Oktober 2017 09:52 WIB

Memahami Penyebab Agranulositosis Dan Cara Mengobatinya

 Memahami Penyebab Agranulositosis Dan Cara Mengobatinya
Cara memahami penyebeb agranulositosis

SR28JAMBINEWS.COM - Agranulositosis adalah istilah yang digunakan saat sumsum tulang gagal membentuk granulosit, yaitu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi. Apabila tubuh kekurangan granulosit, dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terserang infeksi.

Agranulositosis menyebabkan tubuh tidak memiliki daya tahan tubuh yang cukup, dan dapat menyebabkan mudah mengalami keluhan akibat infeksi bakteri kronis yang sering terjadi di kulit, paru-paru, tenggorokan, dan lain-lain.

Mengenali Penyebab Agranulositosis
Secara umum, ada dua jenis agranulositosis. Jenis pertama adalah bawaan dari lahir dan jenis kedua dapat diperoleh dari obat atau prosedur medis tertentu. Sebuah penelitian menemukan bahwa sekitar 70% kasus agranulositosis berkaitan dengan efek dari pengobatan. Di antaranya, obat-obatan jenis antipsikotik seperti clozapine, antimalaria, obat untuk menangani hipertiroidisme, dan obat antiinflamasi yang berfungsi mengurangi peradangan.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan agranulositosis, di antaranya:

Gangguan fungsi sumsum tulang
Kemoterapi
Paparan zat beracun, seperti arsenik atau merkuri.
Agranulositosis dapat terjadi pada semua orang, meski lebih sering terjadi pada lanjut usia, serta anak-anak pada agranulositosis bawaan. Gangguan ini juga dapat dipengaruhi oleh kondisi medis lain, seperti penyakit autoimun atau tumor.

Gejala-gejala yang Ditimbulkan
Kebanyakan orang dengan agranulositosis tidak akan memiliki gejala yang jelas. Meski begitu, umumnya gejala yang dapat timbul adalah demam. Selain itu, yang pasti kondisinya akan lebih rentan terhadap infeksi karena tidak memiliki cukup sel darah putih untuk melawan kuman secara efektif.

Selain demam, gejala lain terkait dengan infeksi bisa meliputi:

Sakit kepala
Berkeringat
Kemerahan pada wajah
Menggigil
Pembengkakan kelenjar getah bening
Lemas
Radang tenggorokan.
Yang perlu diwaspadai adalah jika infeksi menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh melalui peredaran darah, hingga memicu kondisi sepsis yang dapat mengancam nyawa. Sepsis dapat menyebabkan demam tinggi yang sulit ditangani, peningkatan denyut jantung hingga mengganggu pernapasan.

Cara Mengobati Agranulositosis
Agranulositosis dapat diobati dengan menggunakan obat antibiotik untuk mencegah infeksi bakteri, dan digunakan untuk mengobati infeksi yang telah berkembang. Jika agranulositosis disebabkan oleh pengobatan, maka konsumsi obat tersebut harus dihentikan. Namun, baik memberi obat baru atau menghentikan obat, harus dalam pengawasan dokter.

Adapun beberapa pengobatan agranulositosis lainnya antara lain:

Obat Penekan Kekebalan Tubuh
Bila ditemukan agranulositosis dipengaruhi oleh penyakit autoimun yang diderita, maka obat yang menekan kekebalan tubuh (imunosupresan) seperti prednison bisa diberikan.
Granulocyte Colony-Stimulating Factor (G-CSF)
Jika pengobatan lain dirasa tidak cukup membantu, maka dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan G-CSF, yakni penyuntikan hormon yang merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan lebih banyak granulosit. Pemberian G-CSF biasanya diberikan melalui suntikan dibawah kulit (subkutan).
Transplantasi sumsum tulang
Pada kasus agranulositosis yang tidak lagi dapat ditangani melalui pengobatan biasa, maka transplantasi sumsum tulang mungkin diperlukan (jika donor yang sesuai dapat ditemukan). Transplantasi sumsum tulang umumnya memberikan hasil terbaik untuk pasien berusia di bawah 40 tahun dengan riwayat kesehatan yang masih baik.
Selain itu, orang dengan kondisi agranulositosis, sebaiknya menghindari kerumunan orang, terutama kontak dengan orang yang diketahui sedang mengalami penyakit akibat infeksi. Hindari juga melakukan aktivitas yang banyak kontak dengan debu dan kotoran, seperti mengendarai sepeda motor atau bekerja di lapangan. Pada kondisi berat, penderita agranulositosis mungkin dapat disarankan untuk menjalani perawatan di ruangan isolasi untuk menghindari infeksi.

Meski agranulositosis sulit untuk dicegah, namun dengan pemeriksaan yang tepat, penyebab kondisi ini dapat segera ditemukan untuk kemudian diberi penanganan yang sesuai. Jika Anda mengalami gejala agranulositosis atau mengonsumsi obat yang diketahui dapat memicu kondisi tersebut, jangan ragu untuk memastikannya ke dokter.

Source: Alodokter

Memahami | Penyebab | Agranulositosis | Dan |

Copyright @2015