Kamis, 12 Oktober 2017 09:46 WIB

Duel LSM JPK Jambi Dan Oknum Penyidik Kejati Jambi Berlanjut

 Duel LSM JPK Jambi dan Oknum Penyidik Kejati Jambi Berlanjut
LSM JPK Jambi ungkap kasus pelanggaran kode etik

JAMBI(SR28) - Kasus Pelanggaran kode etik oknum penyidik Kejati Jambi berbuntut panjang. Masyarakat yang tergabung dalam "Jaringan Pemantau Kewenangan" (JPK) Jambi akan menggeruduk Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Seperti yang telah diberitakan oleh SR28 sebelumnya, kasus ini berawal dari pemeriksaan petinggi di PT.JII (BUMD) Provinsi Jambi pada  beberapa waktu lalu yang diduga ada penyimpangan dalam pengelolaan keuangannya.

Namun begitu, oknum Penyidik  Kejati yang tengah memeriksa pimpinan PT.JII justru menyebarkan foto yang bersangkutan ke wartawan, padahal pimpinan PT.JII tersebut belumlah memiliki kepastian hukum. Hal inilah yang dinilai oleh JPK sebagai suatu kesalahan kode etik dalam profesi sebagai penyidik

Berdasarkan wawancara yang tim SR28 lakukan kepada pimpinan JPK, mereka bersiap akan meggeruduk Gedung Kejaksaan Agung, khususnya ke  JAMWAS KEJAGUNG RI agar melakukan tindakan tegas kepada oknum" penyidik di Kejati Jambi yang terindikasi telah melanggar PERJA RI NO.014/12 dan INPRES NO 1/2016.

Korlap JPK, Acok dan Hafiz Alatas, ketika di konfirmasi melalui via telponnya membenarkan bahwa mereka akan turun aksi pada Kamis (12 Oktober 2017).

"Kami sedang melakukan persiapan akhir untuk kegiatan aksi dan laporan ke Kejagung besok pagi. Kami ingin kasus ini tuntas" tegas Acoj kepada tim SR28.

Saat ditanya siapa saja oknum penyidik Kejati Jambi yang dilaporkan Acok menegaskan bahwa mereka masih tengah merahasiakannya,

"Nanti aja,kalau nama yang kita laporkan belum bisa kita publikasikan. Tapi dalam laporan kita sudah lengkap,nanti biar pihak KEJAGUNG aja yang menerangkan langsung ke media massa" tutup Acok.

Reporter: M.Sidik | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Duel | LSM | JPK | Jambi |

Copyright @2015