Minggu, 15 Oktober 2017 08:22 WIB

6 Tahun Jadi Buronan Kejati Jambi, Toha Maryono Koruptor Pengerukan Batanghari Ditangkap Intelijen

 6 Tahun Jadi Buronan Kejati Jambi, Toha Maryono Koruptor Pengerukan Batanghari Ditangkap Intelijen
Toha Maryono, saat ditangkap tim intelijen

JAMBI(SR28) - Jum'at 13 Oktober lalu Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi atas nama M. Toha Maryono  yang selama ini dicari-cari kejaksaan Tinggi Jambi. Toha Maryono ditangkap Intelijen di Bandung, Jawa Barat setelah 6 tahun menjadi buronan.

"Tim Intelijen Kejati Jambi dibantu Kejaksaan Agung menangkap Toha, tersangka berstatus DPO kasus pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Talang Duku, di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (13/10) malam," ujar Dedi Susanto, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jambi di Bandara Sultan Thaha Jambi kemarin.

Tersangka Toha ditangkap di Bandung dengan proses penangkapan berlangsung di Kompleks Perumahan Permata Biru Blok T Nomor 174 RT 007 RW 020 Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ia ditangkap intelijen pada Jumat malam pukul 22.30 WIB. Saat ditangkap Toha tidak melakukan perlawanan dan menyerahkan diri kepada petugas.

Seperti diketahui Toha Maryono merupakan tersangka kasus korupsi atas pengerukan alur Sungai Batanghari dengan kerugian negara Rp 5,3 Miliar pada tahun 2011 namun  tersangka kabur sehingga menjadi buronan kejati, dan baru berhasil ditangkap setelah 6 tahun berstatus DPO.

 

Tim Redaksi

6 | Tahun | Jadi | Buronan |

Copyright @2015