Senin, 16 Oktober 2017 04:01 WIB

Dampak Aktivitas PT Minimex, Jumlah Kerusakan Rumah Warga Di Sarolangun Bertambah

 Dampak Aktivitas PT Minimex, Jumlah Kerusakan Rumah Warga di Sarolangun Bertambah
Aktivitas pertambangan batu bara PT Minimex

SAROLANGUN(SR28) - Akibat aktivitas pertambangan batu bara yang dilakukan oleh PT Minimex, Kecamatan Mandiangin, membuat kerusakan rumah warga kian bertambah.

Dimana sebelumnya, kerusakan rumah warga saat dilakukan pengecekan awal tim terpadu Pemerintah Kabupaten Sarolangun hanya berjumlah 18 rumah, saat ini jumlahnya menjadi 23 rumah.

Warga Desa Taman Dewa kecamatan Mandiagin, mengalami retak-retak akibat getaran aktivitas pertambangan, yang dilakukan oleh PT Minimex, yang jaraknya tidak begitu jauh dengan perumahan warga.

Dalam mengatasi itu, Tim Terpadu Pemkab Sarolangun, yang terdiri dari Dinas PU Sarolangun, Dinas Lingkungan Hidup, Kesbangpol, Pemerintah Kecamatan Mandiangin, turun ke lokasi konflik, melakukan pertemuan dengan pihak PT Minimex.

Dari pertemuan itu, dilakukan Pengecekan lapangan konflik PT.  Minimex  dan masyarakat desa talang Serdang dan taman dewa kecamatan mandiangin, yang dimulai sekitat pukul 10.00 Wib diadakan pertemuan antara masyarakat,  pihak PT.  Minimex,  Camat mandiangin,  kasi trantib kecamatan mandiangin,  BLHD, PU dan Kesbangpol sarolangun.

Usai rapat dilanjutkan ke lokasi konflik guna mengadakan pengecekan lapangan terhadap perumahan penduduk yang  mengalami kerusakan untuk ganti rugi  sebagai akibat aktifitas perusahaan  (PT.  MININEX).

"Berdasarkan pengecekan lapangan didapati pada awal pengecekan ada 18 rumah dan saat ini bertambah menjadi 23 rumah,"Kata Kasi Kesbangpol Priyo Sutopo, didampingi stafnya Jhon Meri.

Dijelaskannya bahwa puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan itu, diketahui pemilik rumah bernama Muhammad satar, Ferisastra, Ermanto,  Maladi,  Amril,  Aisep,  Ijal 1, Mukti.

Kemudian ada juha rumah milik warga bernama yos, Sohar k,  Mukasim,  Yurma,  Santoso,  Rudi,  Rozik, Firdaus,  Reti,  Zarkasih,  Solikin,  Baiti,  dan Beni kurniawan.

"Hasil pengecekan lapangan akan ditindaklanjuti kembali dengan penghitungan ganti rugi oleh instansi  teknis dan selanjutnya dilaporkan kepada Bapak Bupati Sarolangun,"jelasnya.

Sementata itu Camat Mandiangin, Trianto, saat dikonfirmasi harian ini mengatakan bahwa pengecekan itu dilakukan dalam tahapan inventarisir kerusakan rumah warga,  setelah diketahui maka tim yang sudah dibentuk akan melakukan penghitungan ganti rugi, jika sudah lengkap datanya baru akan diusulkan ke pihak PT Minimex.

"Saat ini kita lakukan Inverisir berapa jumlah yang rusak, ada 23 rumah, dan akan dihitung oleh tim yang sudah dibentuk kabupaten. Dan memang dampak pertambanhan terindikasi ada kerusakan akibat tambang, mau di survey lagi, akan ada pertemuan lagi, untuk penyelesaian bersama warga dan PT Minimex," tukasnya.

Reporter: Bule Jo | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Dampak | Aktivitas | PT | Minimex, |

Copyright @2015