Senin, 23 Oktober 2017 10:01 WIB

Kapolri: Pastikan Tanah Air Aman Dari Konflik, Peran Polisi Terhadap Kemajuan Ekonomi

 Kapolri: Pastikan Tanah Air Aman dari Konflik, Peran Polisi terhadap Kemajuan Ekonomi
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, investasi menjadi salah satu faktor yang tengah didorong pemerintahan Kabinet Kerja agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat melaju lebih tinggi lagi untuk kemajuan bangsa. 

Mengingat, perekonomian Indonesia tumbuh setiap tahunnya 5 persen, sedangkan cita-cita pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam RPJMN 2015-2019 ditetapkan di level 7 persen. 

Tito mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Seminar Sekolah Sespimti Polri Dikreg ke-26 Tahun 2017 di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 20 Oktober 2017.

Seminar tersebut bertema Harmonisasi Paradigma Kebijakan Institusi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.

"Keterlibatan Kepolisian Indonesia dalam mengundang investor masuk adalah memastikan negara ribuan pulau ini aman dari beragam macam konflik serta hal-hal yang membuat investor hengkang. Indonesia ada potensi untuk menjadi kekuatan ekonomi," ungkap Kapolri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/10/2017).

Jenderal bintang empat ini menerangkan, berdasarkan penelitian dari Turki Sait Yilmaz menyatakan sekarang ekonomi masih dipegang Amerika Serikat tapi dia juga biggest debtor. Rusia, Jepang, Inggris, Prancis dan Jerman akan stagnan karena mereka tidak lagi oli-support oleh koloni dulu. Yang akan rising adalah China dan India tapi yang menarik adalah Indonesia, Brasil dan Afrika. 

"Indonesia merupakan negara yang memiliki mesin pencipta perekonomian yang besar, tergambar dari jumlah penduduk dan sumber daya yang melimpah. Namun, hal tersebut akan menjadi percuma jika stabilitas politik dan keamanan menghambat pertumbuhan ekonomi," urainya.

"Jadi, Polri perannya penting karena untuk menjaga stabilitas politik, Polri punya jaringan ekstensif sampai desa dengan kekuatan 440,000 di bawah TNI. Polri punya dua senjata yaitu senjata sebenarnya senjata api dan senjata hukum. Negara-negara punya sistem berbeda agar tidak terjadi penyalahgunaan dua senjata ini," pungkas Tito.

Source: Okezone

Kapolri: | Pastikan | Tanah | Air |

Copyright @2015