Senin, 30 Oktober 2017 09:24 WIB

Bau-bau Kecurangan Panwaslu Kabupaten Merangin Mulai Mencuat Nih

 Bau-bau Kecurangan Panwaslu Kabupaten Merangin Mulai Mencuat Nih
Perekrutan anggota Panwascam

MERANGIN(SR28) -- Kecurangan demi kecurangan  dalam perekrutan anggota  Panwascam Kabupaten  mulai mencuat, pasalnya ada kejanggalan dalam perekrutan Panwascam yang di lakukan oleh Panwaslu beberapa waktu lalu .

Sumber informan yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan ada beberapa permainan dalam merekrut anggota Panwascam yang di lakukan Panwaslu Kabupaten Merangin yang tidak sesuai dengan aturan dan persyaratan untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Panwascam .

"Ada beberapa kejanggalan dalam penerimaan anggota Panwascam yang di lakukan oleh Panwaslu Kabupaten, seperti ada anggota yang lulus di kecamatan yang bukan tempat tinggal mereka, artinya mereka tidak memenuhi syarat yang sudah di tetapkan oleh Panwaslu kok bisa lulus " ungkap sumber.

Selain itu sumber juga menambahkan untuk anggota panwascam Tabir Barat yang lulus atas Nama Hamdan S.Pdi kok yang di lantik M Hafis yang merupakan keponakan Iron Syahroni yang menjabat sebagai ketua KPU Kabupaten Merangin.

"Selain tidak berdomisili di tempat yang lulus ada juga yang lulus nama nya lain yang di lantik nama nya lain ,seperti di Tabir barat Yang lulus namanya Hamdan.S.Pdi yang di lantik malah atas Nama M Hafis S.Pdi yang merupakan keponakan ketua KPU Kabupaten Merangin Iron Syahroni di sini jelas ada pengkondisian oleh pihak Panwaslu Kabupaten Merangin " beber Sumber kepada SR28.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Merangin Albert Trisman Saat di konfirmasi mengatakan penerimaan tersebut sudah sesuai prosedur karna hasil seleksi bahan kita mengacu kepada Kartu tanda Penduduk (KTP) karna ktp yang legal menurut Undang - Undang.

"Kita menyeleksi sesuai dengan prosedur memang kemaren ada beberapa pelamar yang membawa surat Domisili kita tolak karna kita mengacu pada aturan berdasarkan KTP " Ungkap Albert Trisman .

Terkait Anggota Panwascam Tabir Barat yang lulus atas nama Hamdan S.Pdi yang di lantik M Hafis, kemaren Hamdan mengundurkan diri .

"Hamdam tu ngundurkan diri ndo sebelum dilantik dan mengajukan secara resmi tersurat, karna nilai tertinggi di bawah Hamdan adalah M Hafis maka M Hafislah yang menggantikan Hamdan " tutup Albert. 

Reporter: M.Fajri| Redaktur: Agus Sholihin Abar

Bau-bau | Kecurangan | Panwaslu | Kabupaten |

Copyright @2015