Sabtu, 25 November 2017 10:10 WIB

Australian Federal Police Bantu Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan

 Australian Federal Police Bantu Ungkap Kasus Penyiraman Novel Baswedan
Novel Baswedan saat masih menjalani perawatan

JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan penyidik dan penyelidik untuk mengungkap kasus penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menyebut jajaran yang dikerahkan tidak hanya dari Polres dan Polda saja, namun juga melibatkan Mabes Polri hingga kepolisian Australia.

"Kami telah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan sebanyak 167 orang di Polres, Polda, bahkan ada juga penyelidik Mabes juga," ujar Idham, Jumat (24/11).

Polisi juga bekerrja sama dengan Australian Federal Police untuk memeriksa alat bukti CCTV di sekitar lokasi saat Novel diserang.

"Kami bekerja tak sendiri, kami dibantu AFP, Autralian Federal Police. Kami juga di back up Pusinafis (Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) mabes polri. Karena beberapa CCTV di TKP dibutuhkan kerja sama kita dengan luar negeri," ujar Idham.

Menurut Idham, pihaknya sudah memeriksa 66 saksi dalam penyelidikan tersebut. Dari sederet saksi yang diperiksa, polisi berhasil mengerucut ke dua orang yang diduga sebagai pelaku. Selain itu, gambar terduga pelaku juga berhasil didapat setelah bekerja sama dengan AFP.

 

Source: Kumparan

Australian | Federal | Police | Bantu |

Copyright @2015