Rabu, 12 Juni 2013 18:39 WIB

Polres Tanjabbar Akan Periksa Izin Pedagang Petasan

 Polres Tanjabbar Akan Periksa Izin  Pedagang Petasan
Petasan

KUALATUNGKAL - Menjelang bulan Ramadhan, petasan di pasaran dalam Kabupaten Tanjab Barat mulai marak beredar, khususnya di Pasar Kuala Tungkal. Hal tersebut menjadi perhatian Polres Tanjab Barat untuk melakukan razia terkait peredaran petasan yang telah dijual para pedagang kaki lima. Salah satu diantaranya terkait mengadakan razia mengenai izin resmi untuk bisa menjual petasan tersebut.

Wakapolres Tanjab Barat Kompol Riki Kurniawan mengatakan, “  Untuk saat ini Polres Tanjab Barat hanya bisa melakukan pengawasan saja terkait peredaran petasan yang telah dijual para pedagang. Jika dipandang perlu, baru melakukan penindakan, “. Demikian kata Riki pada SR28 Rabu (12/06
). Dijelaskan Riki, “ Biasanya sebelum pedagang petasan menjual dagangan, mereka sudah mengantongi izin terlebih dahulu atau setidaknya mereka memiliki foto copy  izin itu,” imbuhnya. " Kita akan lakukan pengawasan dulu. Seandainya ada perintah, tentu kita akan lakukan razia. Setahu saya menjual harus ada izin dari Mabes Polri. Mabes mengeluarkan izin menjual petasan tergantung ukuran daya ledakan," tegasnya.

Polres tidak berhak untuk mengeluarkan izin menjual petasan tersebut. Pihak Polres hanya bisa melakukan penertiban bagi pengecer yang tidak memiliki izin penjual petasan. Kita akan melakukan penindakan dengan merazia peredaran petasan para penjual itu, untuk memeriksa legalitas mereka, ada izin atau tidak,"  ujarnya. Diakuinya, operasi penindakan tersebut segera dilakukan pihaknya dalam waktu dekat ini. Apalagi petasan yang mengeluarkan suara keras tersebut bisa berbahaya dalam penggunaannya." Untuk operasi tindakan represifnya biasa dilakukan mendekati bulan Ramadhan. Kalau sekarang hanya sebatas pengawasan saja,"  tandasnya.

Sab/Sat

Polres | Tanjabbar | Akan | Periksa |

Copyright @2015