Rabu, 03 Juli 2013 12:38 WIB

Ribuan Warga Tuntut HGU PT Tri Mitra Lestari

 Ribuan Warga Tuntut HGU PT Tri Mitra Lestari
Ilustrasi

KUALA TUNGKAL – Selasa (02/07), tuntutan masalah ganti rugi lahan kembali diajukan warga ke perusahaan. Kali ini, ratusan warga Kecamatan Purwodadi dari lima desa yakni Desa Suka Damai, Delima, Dataran Kempas, Purwodadi dan Sungai Keruh menggelar unjuk rasa (Unras) ke PT Tri Mitra Lestari (TML).

Tujuan Unras oleh warga yang mayoritas petani ini minta agar perusahaan mengembalikan Surat Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut kepada mereka, demikian kata Koordinator Umum (Kodum) aksi, Heru pada SR28 melalui ponselnya. “ Hari Selasa (02/07 ) unjuk rasa yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB. Warga dari lima desa yang berada di wilayah Kecamatan Purwodadi menggelar unjuk rasa ke PT TML dengan massa yang mencapai sekitar 1.500 warga,” ujar Heru. “ Unjuk rasa yang kita lakukan berjalan damai, tidak anarkis. Kami minta agar Surat HGU Perusahaan dikembalikan kepada kami para petani,” imbuhnya.

" Besok, Rabu ini (03/07) kami  dan perwakilan pengunjuk rasa, perwakilan Tani Jambi (TJB) akan melakukan perundingan di Polres Tanjab Barat. Kami berharap pertemuan ini dihadiri dari pimpinan dari PT TML, Kapolres, dan Pemda Kabupaten Tanjab Barat," tambahnya.

“ Diperkirakan ada lahan seluas 2.700 hektar yang kami persoalkan sekarang ini. HGU penguasaan lahan tersebut dikuasai oleh PT TML sejak tahun 1995. Area seluas 2.700  hektar yang kami tuntut  tersebut digunakan untuk lahan perkebunan sawit," jelasnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Tungkal Ulu AKP Sobirin melalui Ka Subsektor Tebing Tinggi Iptu Benny Veronika mengatakan melalui ponselnya bahwa untuk mengantisipasi hal  hal yang tidak dikehendaki, anggotanya masih ditempatkan di dekat lokasi PT TML.

Sab/Sat

Ribuan | Warga | Tuntut | HGU |

Copyright @2015