Jumat, 25 April 2014 07:27 WIB

Perumahan PNS Kembang Asri Sarolangun Sepi Peminat

 Perumahan PNS Kembang Asri Sarolangun Sepi Peminat

SAROLANGUN(SR28) - Perumahan KPR yang diperuntukkan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kembang Asri Sarolangun, terlihat sepi peminat. Padahal perumahan tersebut bakal dibangun sebanyak 500 unit  rumah dengan empat tipe, seperti 36/300 M2, dengan harga jual 105 juta rupiah, sementara tipe 36/300M2 dijual dengan harga 145 juta rupiah, dan untuk tipe 55/300 M2 dijual dengan harga 276 juta rupiah, serta untuk tipe 72/300 M2 dijual dengan harga mencapai 405 juta rupiah.

Dengan harga yang dirasakan cukup mahal bagi kalangan PNS, membuat sepi peminat. Padahal tanah yang dibangun merupakan hibah dari Pemda Sarolangun. Anehnya harga jual sangat jauh lebih mahal jika dibanding dengan perumahan biasa.

Seperti yang dikeluhkan oleh EI, salah satu PNS golongan II kepada SR28 mengeluhkan mahalnya perumahan di Kembang Asri tersebut, padahal dirinya sangat menginginkan untuk memiliki perumahan yang katanya disubsidi pemerintah.
“ Saya rasa dengan tipe 36/300 M3 cukup mahal harga perumahan di Kembang Asri Sarolangun, padahal tanahnya milik Pemda Sarolangun, tetapi harganya jauh lebih mahal dibanding dengan perumahan yang lainnya,” ungkapnya.

Menurut EI bahwa dengan KPR yang sudah disubsidi, semestinya bisa jauh lebih murah, tetapi dengan suku bunga yang tinggi, tentu saja membuat harganya tidak masuk akal.
“ Dengan KPR itu seharusnya lebih murah, tetapi ini malah lebih mahal. Apalagi suku bunganya pada dua tahun pertama saja 8%, tentu saja sangat mencekik bagi kami PNS golongan rendahan. Hal ini tidak sesuai dengan harapan Bupati Sarolangun untuk mampu mensejahterakan pegawainya,” jelasnya.

Dikatakan juga bahwa pengembang sepertinya hanya mencari untung semata, sebab dengan suku bunga yang tinggi, tentu tidak efektif bagi pegawai yang akan memiliki rumah di sana.
“ Kami ingin pengembang berpikir realistis, sebab tanah ini hibah dari Pemkab Sarolangun dan diperuntukkan bagi PNS Sarolangun. Silahkan cari untung, tetapi jangan terlalu mencekik,” keluhnya.

Sementara itu menurut salah satu petugas marketing perumahan yang dijumpai SR28 di Kantor Pemkab Sarolangun mengatakan bahwa semenjak dipasarkan, baru sekitar empat orang pemesan saja.
“ Saya ini baru ditempatkan di sini. Setahu saya baru empat orang pemesan di Perumahan Kembang Asri,” jelasnya.

Terpisah Santi, salah satu staf pengembang Perumahan Kembang Asri Sarolangun, saat dikonfirmasi terkait dengan persoalan tersebut terkesan enggan untuk menjawab dan beralasan sedang meeting.
“ Maaf saya lagi meeting,“ tandasnya.

Yan/Sat

Perumahan | PNS | Kembang | Asri |

Copyright @2015