Jumat, 15 Agustus 2014 18:12 WIB

Dinas Pendidikan Kerinci Terancam Didemo Warga

 Dinas Pendidikan Kerinci Terancam Didemo Warga

KERINCI(SR28) – Terkait pergantian sejumlah kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kerinci terancam didemo warga. Pasalnya, warga nekad akan menggelar demo lantaran menolak kepala sekolah tertentu dipindahkan.

Apalagi, aksi protes warga saat ini sudah mulai tampak. Seperti di SMKN 5 Kerinci, di Desa Belui, Kecamatan Depati Tujuh. Warga membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap pemindahan kepala sekolah itu.

Protes warga yang lain juga dikabarkan terjadi di Desa Kemantan. Pintu salah satu SD setempat digembok warga. Begitupun di Desa Jujun, juga terjadi penolakan kepsek dari warga, bahkan nyaris terjadi keributan. Beruntung kepsek lama yang masih masuk sekolah mampu meredamnya.

Terkait persoalan di SMKN 5 Kerinci, yang menolak pindahnya Herman dari SMKN 5, warga sudah membentangkan spanduk di persimpangan jalan desa tersebut. Tidak hanya itu, warga juga menyegel bangunan sekolah, dan meminta agar Kepsek tidak diganti.

“Kadiknas harus jeli dalam menempatkan pejabat, termasuk Kepala Sekolah. Apalagi ini menyangkut masalah pendidikan. Jika Kepsek tidak dikembalikan, maka warga akan akan berdemo ke Diknas,” ungkap Ketua BPD Belui, Zoni Irawan.

Ketua Komite SMK 3 Kerinci, Riadi membenarkan pihaknya dipanggil Dinas Pendidikan Kerinci, terkait penyelesaian aksi demo menolak pemberhentian Kepala SMK 3 Kerinci yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“ Kalau tetap diberhentikan, maka kita akan kembali menggelar aksi demo secara besar-besaran,” tegasnya.

Dalam hal ini,  Mat Seri, Kepala Diknas Kerinci terkesan enggan ketika dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan. 

 

Ero/Sat

Dinas | Pendidikan | Kerinci | Terancam |

Copyright @2015