Rabu, 07 Agustus 2013 22:15 WIB

Menag Bantah Biaya Sidang Isbat Rp9 Miliar

 Menag Bantah Biaya Sidang Isbat Rp9 Miliar
Teropong Hilal

Menteri Agama Suryadharma Ali membantah tudingan sebagian pihak yang menyebut bahwa sidang Isbat hanya menjadi alat untuk menghambur-hamburkan uang rakyat. Bahkan, kata dia, ada rumor yang menyebut biaya untuk sidang Isbat mencapai Rp9 miliar.

"Permainan uang itu fitnah," kata Suryadharma usai menggelar sidang Isbat di Gedung Kemenag, Jakarta, Rabu 7 Agustus 2013. Suryadharma mengaku tak bermaksud menyampingkan pihak yang lain. Menteri yang juga Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan sidang Isbat bersifat terbuka. "Seluruh pimpinan ormas datang, kecuali yang tidak datang," ujarnya.

Terkait dengan keputusan-keputusan yang diambil dalam sidang, Suryadharma memastikan bahwa itu diambil secara transparan dan tanpa ada rekayasa apapun. "Bayangkan, banyak ulama di sini. kalau Menteri Agama merekayasa mereka apa hebatnya Menteri Agama? Jadi tidak ada," tuturnya.

Kemenag menggelar sidang Isbat untuk menentukan hari raya Idul Fitri, atau 1 Syawal 1434 Hijriah. Setelah melalui proses sekitar dua jam, Kemenag akhirnya memutuskan besok, Kamis 8 Agustus 2013 sebagai hari raya Idul Fitri.

Sidang dihadiri oleh pimpinan 34 Ormas Islam di Indonesia. Hanya Muhammadiyah yang tidak menghadiri sidang. Dalam catatan yang diterima, panitia menyebut bahwa sidang Isbat menghabiskan biaya sebesar Rp163 juta.

viva.co.id

SAt

Menag | Bantah | Biaya | Sidang |

Copyright @2015