Jumat, 10 April 2015 11:40 WIB

Disnak Akan Antisipasi Penyebaran Virus Jembrana

 Disnak Akan Antisipasi Penyebaran Virus Jembrana
Ir Hamzah

KUALATUNGKAL(SR28) - Penyakit Jembrana saat ini sudah mulai menulari sapi Bali yang ada di berbagai daerah di Kota Jambi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan peternak di Kabupaten Tanjab Barat, sebab penyakit Jembrana dapat menyebabkan kematian pada sapi hingga merugikan peternak. Penyakit jembrana pada sapi Bali itu disebabkan richetsia atau mikroorganisme. Bahkan dikabarkan penyakit tersebut belum ada obatnya.
 
Awalnya penyakit ini terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali sekitar tahun 1964 dan saat ini telah menyebar ke seluruh Indonesia, seperti Jawa Timur, Kalimantan, dan Bali. Karena disebabkan oleh virus, sejauh ini belum ada anti biotika yang dapat menyembuhkan penyakit ini.
“ Terkait penyakit tersebut, pihak Disnak Tanjab Barat  mengantisipasi dengan vaksinasi yang biasa dilakukan bukan hanya sekedar untuk mengurangi gejala yang terjadi, yaitu menggunakan vaksin inaktif,” kata Ir Hamzah, Kadis Peternakan Tanjab Barat, Rabu (08/04) lalu.
 
“ Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dinamakan lentiviridae family Retroviridae. Virus ini tergolong baru dan satu kelompok dengan virus HIV, penyebab AIDS pada manusia,” jelasnya.
 
“ Secara klinis, tanda-tanda sapi yang terkenal Penyakit Jembrana, seperti mata merah, pembengkakan selangkangan, dan yang mendasar adalah keringat darah. Selain itu, masa inkubasi  4-12 hari, suhu tubuh meningkat hingga 42 derajat celcius, diare yang bercampur darah, terlihat depresi hingga menimbulkan kematian mendadak jika telah akut. Penyakit Jembrana tidak menular pada manusia. Dagingnya aman dikonsumsi, namun harus betul-betul dibersihkan, terutama bagian ususnya,” tambahnya.
 
“ Untuk mengantisipasi terus menyebarnya penyakit ini, Dinas Peternakan bekerja sama dengan dokter hewan dan telah melakukan vaksinasi terhadap lebih kurang 1.500 ekor sapi Bali yang, serta mengambil sampel untuk dicek ke lab di Disnak Provinsi. Melalui vaksinasi ini diharapkan para peternak dapat mengantisipasi penularan penyakit pada sapi mereka, tapi hingga saat ini hasil uji lab menunjukan belum ada sapi-sapi Bali daerah kita yang tertular penyakit Jembrana,” tukas Hamzah.

Sab/Sat

Disnak | Akan | Antisipasi | Penyebaran |

Copyright @2015