Selasa, 14 April 2015 11:12 WIB

Nistakan Islam Di FB, Mantan Dosen Ini Layak Diapakan ???

 Nistakan Islam di FB, Mantan Dosen ini Layak Diapakan ???

Mantan dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Musa Mustika, dinilai harus diadli karena telah membuat status di Facebook (FB) yang isinya melecehkan Islam.

"Jelas itu isinya melecehkan Islam. Ini kena pasal penodaan terhadap agama," kata Pimpinan Taruna Muslim, Alfian Tanjung. Menurut dosen Uhamka Jakarta itu, pemikiran Musa Mustika sangat berbahaya bagi kalangan umat Islam. "Kalau saya lihat pemikirannya sangat liberal dan melecehkan Islam, dasar pemahaman agamanya dangkal, baca kitab-kitab saja tidak bisa," papar Alfian.

Alfian menilai UMY sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sangat kecolongan dengan menerima dosen seperti Musa Mustika. "Musa Mustika bukan dosen UMY lagi. Tetap proses hukum harus tetap berjalan. Ini negara hukum," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan pojoksatu.co.id, mantan dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menghebohkan Facebook setelah membuat status yang dinilai melecehkan Islam. Dosen tersebut menggunakan akun Musa Mustika untuk menulis status bernuansa hinaan kepada Islam.

Ia menuliskan status di FB yang isinya: "Aku merasa kasihan kepada para peziarah haji & umrah. Niatnya ibadah memenuhi panggilan Allah, tapi uang yang dihamburkan di Tanah Suci malah dipakai oleh Kerajaan Saudi untuk membunuhi perempuan & anak2 di Yaman, mengekspor paham Wahhabi ke seluruh dunia, dsb.Mungkin ada baiknya kalau ISIS benar2 menghancurkan Kakbah, supaya orang-orang Islam tidak lagi menyembah Batu Hitam dan agar kaum Muslimin lebih mencintai perempuan & anak-anak."

Status itulah yang belakangan dipersoalkan. Sebenarnya, bila meneliti status-status lain di laman FB-nya, banyak status lain yang juga rentan penistaan agama. Misalnya, Musa berkali-kali mempersoalkan poliandri yang disebutnya halal, sampai menyatakan rukun Islam sebagai hasil ijtihad yang bisa diubah.

inilah.com

Sat

Nistakan | Islam | di | FB, |

Copyright @2015