Jumat, 18 September 2015 22:10 WIB

Tak Tersentuh Pemerintah, Sukenar Tempati Rumah Tak Layak Huni

 Tak Tersentuh Pemerintah, Sukenar Tempati Rumah Tak Layak Huni
Rumah Sukenar yang Tak Layak Huni

SAROLANGUN(SR28) - Miris, mungkin itulah kata yang tepat yang kita rasakan ketika melihat kehidupan yang dijalani seorang warga Desa Lubuk Kepayang Air Hitam yang bernama Sukenar.

Selain sudah janda, Sukenar menjalani kehidupan dengan kedua orang anaknya yang masih duduk di bangku sekolah di rumah berdinding papan dengan ukuran rumah lebar 2 meter dan panjang 3 meter saja. Rumah yang dihuni Sukenar tidak ubahnya seperti kandang kambing.

Ketika SR28 melihat langsung ke dalam rumah tersebut, hanya ada tempat tidur dan tempat masak saja.

Sempat ditanyakan kepada Sukenar tentang bantuan pemerintah yang pernah diberikan kepada dirinya, Sukenar mengatakan hingga saat ini bantuan apapun dari pemerintah belum ada yang diterimanya.

“ Sampai sekarang saya belum menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah bang, baik itu bedah rumah, BLT, ataupun dari pihak tempat anakku sekolah,” ujar Sukenar sambil menitikkan air matanya.

Sukenar juga menjelaskan dengan nada gemetar bahwa beberapa waktu yang lalu ada yang mendatangi rumahnya dan menanyakan kesiapannya untuk dilakukan bedah rumah, namun hingga saat ini hal tersebut belum juga kunjung terealisasi.

Kini Sukenar hanya berharap dari pemberian salah satu adiknya yang bekerja di salah satu perusahaan yang ada di desa setempat. Menurut cerita Sukenar, baru-baru ini dirinya  sudah di-PHK dari tempat bekerja di salah satu perusahaan sawit yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“ Kini saya hanya berharap bantuan dari adik saya bang. Sekali seminggu dia ke sini kasih beras dan uang. Cukuplah untuk menutupi kebutuhan sehari-hari kami. Kalau tidak mau bagaimana lagi, sekarang saya pun sudah tidak bekerja lagi,” terangnya dengan nada haru.

Bentuk bantuan lain dari pemerintah daerah, seperti program bedah rumah juga tidak diterimanya.

“ Saya belum mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Saya hanya pasrah saja,” tandasnya lirih.

 

Yan/Wit

Tak | Tersentuh | Pemerintah, | Sukenar |

Copyright @2015