Senin, 05 Juni 2017 17:13 WIB

Kejari Tagih Janji Polres Sarolangun Untuk Menangkap DPO Pemodal Emas Ilegal

 Kejari Tagih Janji Polres Sarolangun untuk Menangkap DPO Pemodal Emas Ilegal
Kajari Sarolangun Ikhwanul Hakim

SAROLANGUN(SR28) - Kejaksaan Negeri Sarolangun hingga kini masih menaggih janji polres Sarolangun untuk segera bisa menangkap pemodal kasus illelag mining, yang masuk Daftar Pemcarian oOrang (DPO) polres Sarolangun atas nama Noprida Yuli.

Dan berkas surat perintah di mulainya penyidikan (SPDP) masuk Kejari 19 Januari 2017, namun sampai saat ini belum ada berkas masuk.

"Memang benar SPDP masuk Januari, namun hingga saat ini belum ada kelanjutanya" jelas Kajari Sarolangun Ikhwanul Hakim melalui Kasi Pidum Dedy Sukarno.

Dan Kejari juga sudah kembali menanyakan kalanjutkan berkas perkara pelaku bos emas tanggal 22 Maret dan 16 Mei 2017, namun belum ada jawaban juga.

"Kami juga sudah menanyakan selama dua kali pada bulan Maret dan mei tapi belum juga ada kemajuan gitu-gitu aja" bebernya.

Di tegaskan juga bahwa jika polres tidak juga menyelesaikan, kasusnya akan tetap menjadi tunggakan perkara di Kejaksaan.

"Kalau tidak selesai sudah pasti jadi tunggakan perkara yang belum di selesaikan, harapan kami tentu saja ini harus jadi perhatian bersama" tegasnya.

Seperti di beritakan sebelumnya bahwa tersangka Noprida Yuli merupakan bos besar dari terdakwa Yudha yang di tangkap oleh Danramil Limun dan anggota Polres Sarolangun, namun anehnya hingga saat ini masih bebas berkeliaran, dan masih tetap melakukan jual beli emas illegal di Sungai Manau, bahkan di rumah tersangka membuka usaha warung sembako.

Reporter: Bule|Editor: Agus Sholihin Abar

Kejari | Tagih | Janji | Polres |

Copyright @2015