Senin, 16 April 2018 11:55 WIB

Selamat Siang, Ini Dia Berita Populer SR28 Minggu Kedua April

 Selamat Siang, Ini Dia Berita Populer SR28 Minggu Kedua April
Berita populer SR28 minggu ini/Tim Redaksi

JAMBI (SR28) -- Selamat siang pembaca setia SR28, bagi anda yang ketinggalan informasi di SR28Jambinews.com berikut kami ulas kembali 5 berita populer minggu ini.

Mulai dari berita kebakaran Hotel Novita, Zumi Zola resmi ditahan KPK, Maraknya miras oplosan yang menjadi perhatian Polda Jambi, Fachrori Umar resmi jabat Plt Gubernur Jambi hingga melihat belasan nama-nama pengusaha di Jambi yang diperiksa KPK sebagai saksi kasus Zumi Zola

Let's check this out!

1. Kebakaran hebat Novita Hotel

Kebakaran hebat menghanguskan gedung mewah Hotel Novita yang terletak di Jalan Gatot Subroto Pasar Kota Jambi pada pukul 05.00 WIB pagi. Api diperkirakan berasal dari lantai 4 yang merupakan tempat kebugaran di hotel tersebut.

Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran ini, namun kepolisian Jambi melibatkan tim Labfor dari Sumatera Selatan untuk menyelidiki penyebab pasti peristiwa kebakaran tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa saatkejadian, hanya saja ada beberapa tamu yang dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas akibat asap.

2. Gubernur Jambi Zumi Zola Resmi Ditahan KPK

Gubernur Jambi Zumi Zola hari Senin 9 April 2018 resmi ditahan KPK. Zola terbukti bersalah menerima uang gratifikasi dalam kasus suap RAPBD Jambi 2018.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Zola akan ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan C1 KPK. 

"Tersangka ZZ ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan C1 KPK," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media. 

Zumi yang menjalani pemeriksaan selama 8 jam sebagai tersangka itu terlihat mengenakan rompi orange saat keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 18.45 WIB.

Zola yang didampingi oleh kuasa hukumnya tak bicara sepatah katapun saat keluar dari gedung KPK dengan wajah tampak murung. 

3. Maraknya Miras Oplosan Jadi Perhatian Polda Jambi

Wakapolda Jambi menjelaskan berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat,  seperti maraknya minuman keras oplosan yang merenggut puluhan nyawa saat ini menyita perhatian nasional.

Hal ini disampaikan Kombespol Ahmad Haydar pada Pembinaan Peningkatan Kemampuan Penyidik Polri Selaku Pengemban Fungsi Korwas PPNS dan Peningkatan Kemampuan Penyidikan oleh PPNS Tahun Anggaran 2018 yang berlangsung di Abadi Suite Jambi,  Kamis (12/4/18).

Terkait maraknya Miras Oplosan ini tentu juga menjadi perhatian Polda Jambi saat ini.

"Miras oplosan ini kenapa bisa terjadi, berbeda tempat dan perlu penyelidikan ini sudah menjadi tugas kita untuk menindak, obat obatan yang telah expire tetapi ada yang merubah batas waktunya, illegal logging, illegal mining, termasuk ada TKI maupun TKA yang ilegal semua butuh pendalaman bersama," jelas Wakapolda Jambi.

4. Fachrori Umar resmi jabat Plt Gubernur Jambi

Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum ditunjuk Menteri Dalam Negeri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, setelah menerima Surat Menteri Dalam Negeri nomor: 121.15/2228/SJ tanggal 10 April 2018, Perihal Penugasan Wakil Gubernur Jambi selaku Pelaksana Tugas Gubernur Jambi yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Drs.Hadi Prabowo,MM, bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung A Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Selasa (10/04) sore.

Sehubungan dengan penahanan Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 9 April 2018 untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan tindak pidana korupsi, Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri), Tjahjo Kumolo menunjuk Wakil Gubernur Jambi menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Jambi, guna memimpin roda pemerintahan di Provinsi Jambi.

Dalam sesi wawancara, Fachrori Umar mengucapkan terima kasih kepada Mendagri yang telah memberikan kepercayaan sebagai Plt. Gubernur Jambi dikarenakan Gubernur Jambi saat ini sedang mengalami masalah hukum.

"Saya mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan jalannya roda pemerintahan harus saling bekerjasama guna mewujudkan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Jambi menjadi lebih baik lagi," ujar Fachrori.

5. Sudah 17 Pengusaha Jambi Dipanggil KPK Sebagai Saksi Kasus Zola

Sejak melakukan penahanan terhadap Gubernur Jambi, Zumi Zola pada 9 April 2018 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggenjot pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus gratifikasi Zumi Zola.

Selama tiga hari berturut-turut KPK, sudah memeriksa 17 saksi dari kalangan pengusaha.

Pada Rabu 11 April 2018 lalu, KPK memeriksa sebagai saksi diantaranya Sahabat Dolly Tambunan merupakan Direktur CV. Anton Putra Pratama Mandiri, Hasanuddin Dirut PT. Giant Eka Sakti, Paut Syakarin Swasta, Arnold Direktur PT Andika Persaktian Abadi, Kendrie Aryon Alias Akeng Dirut PT. Perdana Lokaguna dan Rudi A (Swasta).

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ZZ (Zumi Zola),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Rabu, (11/4/2018).

Kemudian Kamis 12 April 2018 kemarin KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap 6 saksi untuk melengkapi berkas perkara Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola dalam kasus penerimaan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Jambi.

Saksi yang dipanggil antara lain Direktur CV Bina Mandiri Syafriyanto, Direktur CV Bedaro Persada Abadi Rosnita, pemilik PT Sanubari Megah Perkasa Sumarto alias Aping, karyawan PT Sanubari Megah Perkasa Subakti, serta Muhammad alias Mamad.

Lalu hari ini Jumat 13 April 2018, ada Karyadi (Swasta), Suarto (Direktur PT Nai Adhipati Anom), Furqon, Direktur PT Sarang Teknik Canggih, Cecep Suryana (Swasta), Endria (Swasta) dan Widiantoro.

Jadi selama tiga hari berturut-turut KPK setidanya sudah memeriksa sebanyak 17 orang saksi dalam kasus yang menyeret orang nonor satu di Jambi itu.

Sebelumnya, KPK menahan Gubernur Jambi, Zumi Zola yang sejak lama telah ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2014-2017.

"Zumi Zola ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Kavling C-1 Kuningan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/42018) lalu.

KPK menetapkan Gubernur Provinsi Jambi periode 2016-2021 Zumi Zola Zulfikar menjadi tersangka kasus gratifikasi. Selain Zumi, KPK menetapkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR yang sekaligus menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas PUPR, Arfan (ARN) sebagai tersangka.

Tim Redaksi SR28

📧 [email protected]

SR28 GROUP 2018

 

Selamat | Siang, | Ini | Dia |

Copyright @2015