Selasa, 24 April 2018 11:24 WIB

Menjelang Pelaksanaan PON XXI 2024, Sumut-Aceh Sudah Minta Restu Presiden

 Menjelang Pelaksanaan PON XXI 2024, Sumut-Aceh Sudah Minta Restu Presiden

JAKARTA  -- Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh mengaku siap mengelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Kedua provinsi ini pun optimis terpilih dalam penetapan tuan rumah PON yang digelar berbarengan dengan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Pusat di Bidakara Jakarta, 24-25 April 2018. Mereka sudah meminta restu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menpora Imam Nahrawi, termasuk 31 KONI Provinsi ikut menandatangani deklarasi dukungan.

"Modal kami bukan hanya deklarasi di titik nol kilometer Indonesia di Pulau Sabang, Aceh beberapa waktu lalu. Tetapi, gubernur Sumut dan gubernur Aceh beserta tokoh masyarakatnya sudah meminta restu dari bapak Presiden, wakil Presiden dan menpora untuk pencalonan tuan rumah bersama PON 2024," kata Ketua KONI Provinsi Sumut, Jhon Ismadi Lubis di Jakarta, Minggu (22/4) malam.

Menurut John Ismadi Lubis, PON 2024 di Aceh dan Sumut diharapkan menjadi tonggak sejarah lahirnya atlet-atlet berprestasi. Sebagai tuan rumah pihaknya tidak berambisi untuk menjadi juara umum. Baginya yang lebih penting adalah lahirnya atlet-atlet berprestasi melalui ajang ini di daerah kami serta membangkitkan kembali kejayaan atlet-atlet asal Sumut yang dulunya terkenal dengan gudangnya atlet nasional.

Disinggung mengenai infrastruktur yang menjadi syarat tuan rumah. Kata Jhon, baik Aceh maupun Sumut setelah diverifikasi oleh tim KONI bahwa persiapan hampir mencapai 70 persen.

"Kami berharap seluruh KONI Provinsi di Indonesia tetap mengutamakan sportivitas dalam proses bidding nanti. Kami optimistis para pengambil keputusan nantinya tetap berpihak kepada kami," ujarnya.

Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf menambahkan, bahwa ide pelaksanaan PON bersama dimunculkan Aceh dan Sumut sejak 2016. Bahkan, kedunya juga sudah sepakat membagi masing-masing 28 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON 2024.

"Ide pelaksanaan PON bersama ini kan sudah sejak 2016 diproklamirkan Sumut dan Aceh. Makanya, kami siap untuk menggelar PON prestasi di Aceh dan Sumut tahun 2024. Bahkan, kami sudah sepakat untuk membagi sama jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni 28 cabang di Aceh dan 28 cabang di Sumut," katanya.

Alasan Aceh bergandeng tangan dengan Sumut menjadi tuan rumah PON 2024 karena dilandasi semangat kesatuan dan persatuan. Bahkan, keduanya sepakat menjadikan PON 2024 sebagai ajang kebangkitan kembali olahraga di Aceh dan Sumut. "Kami ingin mengembalikan kejayaan olahraga seperti dulu dimana cukup banyak atlet dari Aceh yang mampu membawa harum nama bangsa dan negara," katanya.

Yang lebih menjanjikan lagi, Aceh dan Sumut tidak akan mengurangi jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di PON Jawa Barat.

"Target kami semua cabang olahraga yang dipertandingkan maupun yang dieksebisikan di PON Jabar 2016 lalu, kami akan pertandingkan," tandasnya lagi.

Untuk memuluskan langkah kedua provinsi itu menjadi tuan rumah. Baik KONI Aceh maupun Sumut telah berkeliling hingga ke Papua untuk memaparkan persiapan mereka.

"Selain kami berkunjung ke KONI Provinsi seluruh Indonesia kami juga mengundang mereka ke Sabang," tutup dia.

Source: Berita Satu.com

Menjelang | Pelaksanaan | PON | XXI |

Copyright @2015