Jumat, 11 Mei 2018 14:19 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Saipudin Resmikan IAIN Kerinci

 Menteri Agama Lukman Hakim Saipudin Resmikan IAIN Kerinci
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saipudin

KERINCI (SR28) -- Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saipudin meresmikan Institut Agama Islam Negeri Kerinci melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Perubahan Status STAIN menjadi IAIN Kerinci dan seterusnya diundangkan dalam Lembaran Negara oleh Kemenkumham Nomor 162 Tahun 2016 tentang perubahan STAIN Kerinci menjadi IAIN Kerinci, Kamis (10/5/18).

Hadir dalam acara peresmian IAIN Kerinci  Ma'had Al Jami'ah Pjs. Bupati Kerinci Agus Sunaryo,  Walikota Sungai Penuh Prof. H. Asafri Jaya Bakri, Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Dr. H. Hadri Hasan, MA, serta pejabat dan undangan lainnya. 

Lukman Hakim Saipudin menegaskan, Kementerian Agama memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia melalui perguruan tinggi Islam yang lahir untuk mendidik generasi yang berilmu, memiliki pemahaman dan wawasan yang luas,"Manusia yang memiliki wawasan yang luas dan mendalam dari pendidikan menjadi arif dan bijak," kata Menteri Agama. 

Perubahan yang terjadi pada pendidikan agama, moderasi agama menyadarkan akan tantangan yang dihadapi  tidak sederhana untuk itu Menteri Agama menegaskan arti pendidikan agama yang menjadi perhatiannya.

"Sebagian memahami teks agama dan terjerumus pada dua kutub ekstrim, kita memahami agama melalui teks Al Qur'an dari ahli hadits, sejarawan, karena kita tidak hidup pada masa itu, ada sebagian kita yang  konservatif sehingga begitu harfiahnya menyikapi teks seakan mengabaikan nalar akal hanya bertumpu pada teks, kutub yang mengagungkan nalar pikiran tidak terikat pada pemahaman harfiah ini kaum liberal memahami teks yang kedua ini tengah hidup dalam kehidupan kita," jelas Lukman Hakim Saipudin. 

Tantangan globalisasi menjadi tidak sederhana dimana saat ini belajar agama dapat diakses mudah melalui kecanggihan teknologi informasi yang sangat berbeda dengan pengajaran melalui guru agama yang mampu memilih atau memilah mana yang relevan atau tidak untuk murid.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan menjaga memelihara eksistensi pendidikan yang mampu mengembangkannya sehingga kita bisa merasakan menaungi membawahi mobilitas vertikal yang besar karena pesantren kita tumbuh besar termasuk madrasah," ujar Lukman Hakim Saipudin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saipudin mengatakan keadaan bangsa Indonesia dari waktu ke waktu semakin membaik dikenal sangat religius karena buah dari pendidikan dan pengajaran masa lampau.

"Kehidupan sangat religius tidak lahir begitu saja atau turun dari langit ini semua buah hasil semai pendahulu, orang tua, guru-guru, sekarang kita rasakan buah dari yang mereka tanam," kata Menteri Agama. 

📹 Raihan 📷 Mulyadi | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 GROUP 2018

Menteri | Agama | Lukman | Hakim |

Copyright @2015