Rabu, 06 Juni 2018 12:26 WIB

Nayan Residivis Penganiayaan Kembali Berulah Menusuk Korbannya Dengan Tujuh Belas Tusukan Senjata Tajam

 Nayan Residivis Penganiayaan Kembali Berulah Menusuk Korbannya dengan Tujuh Belas Tusukan Senjata Tajam
Tersangka Nayan (26)

KUALA TUNGKAL (SR28) -- Muhammad Nayan alias Nayan (26), warga Jalan Nila Sari Desa Teluk Sialang Kecamatan Tungkal Ilir, Kabpaten Tanjab Barat yang merupakan resedivis dalam kasus penganiaan kembali berulah melakukan penganiayan berat dan harus kembali berurusan dengan hukum yang saat ini ditangani oleh Polsek Ilir, Mapolres Tanjab Barat.

Akibat ulah pelaku, korban bernama Sardi (30) mengalami luka 17 tusukan senjata tajam hingga mengakibatkan korban terjatuh tak berdaya.

Korban Sardi alias Ari bin Sahran sendiri merupakan seorang buruh warga Jalan Nila Sari, Desa Teluk Sialang , Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat AKBP A.D.G Sinaga,SIK melalui Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Sumarsono Brutu,SH,SIK membenarkan kejadian tersebut, pihanya bergegas melakukan penyelidikan terhadap pelaku usai mendapat laporan dari keluarga korban.

"Kami segera bertindak atas laporan abang kandung korban, Zulfan (36) Swasta, warga Jalan Nila Sari,Rt 06, Desa Teluk Sialang, Kecamatan Tungkal Ilir,Kabupaten Tanjab Barat. Kejadian penganiayaan berat tersebut terjadi Selasa (05/06/18) sekira pukul 13.30 WIB, di Pasar Kantin Desa Teluk Sialang,Kec.Tungkal Ilir, Kab Tanjab Barat" terang Kapolsek.

Dijelaskannya korban Sadri Alias Ari,itu ditusuk pelaku menggunakan pisau dapur yang sengaja dibawa pelaku dari rumahnya.

"Awalnya,pada hari Selasa tanggal 05 Juni 2018 sekira pukul 13.30 WIB, korban Sardi sedang duduk bersama temannya yang bernama Jumri di Pasar Kantin Desa Teluk Sialang, tiba-tiba datang dari belakang pelaku Muhammad Nayan alias Nayan langsung menusukan pisau Kebagian Belakang Tubuh Korban sebanyak 5 kali, merasa  tertusuk korban lalu mencoba merebut pisau yang dipegang oleh pelaku Nayan,dan hingga terjadi tarik menarik senjata Tajam (pisau) antar korban dan pelaku. Namun pisau tersebut tidak dapat direbut oleh korban, hingga pelaku kembali menusukan pisau ketubuh korban sebanyak 12 kali tusukan sedangkan saksi Jumri pada saat itu tidak berani untuk melerai penganiaan tersebut karena ketakutan melihat pisau yang ditusukan pelaku ketubuh korban" beber Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Pelaku Nayan yang berhasil diamankan saat itu, terlapor diketahui merupakan Residivis pelaku tindak pidana penganiyaan.

"Setelah kena tusukan 12 tusukan senjata tajam korban pun terjatuh,sedangkan pelaku langsung pergi, dan kemudian saksi  memanggil Ketua Rt atas nama Toni dan segera membawa korban Ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal. Kemudian barulah Pelapor abang kandung korban Zulfan mnelapor ke pihak berwajib" jelas Kapolsek lagi.

Kemudian Unit Reskrim Polsek Ilir Mapolres Tanjab Barat beserta Babinsa Teluk Sialang langsung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku yang di ketahui masih berada di Desa Teluk Sialang dan kemudian gabungan Reskrim Polsek Ilir dan Babinsa melakukan pengintaian juga bersama  warga Teluk Sialang hingga berhasil mengamankan pelaku  dan membawa pelaku ke Polsek Tungkal Ilir, guna di periksa lebuh lanjut.

Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi No: LP / B- 07/ VI/ 2018 / JBI / RES TJB BRT / SPKT tgl. 05 Juni 2018.

Sedangkan barang bukti diamankan, 1 (satu) bilah pisau dapur ukuran 20 cm ,alat yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korbannya.

Atas perbuatannya pelaku Nayan dijerat dengan  Pasal 351 Ayat 2 KUHP TentangPenganiaan Berat dan kini harus kembali menerima hukuman dibalik jeruji besi.

📹 Sabri | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 GROUP 2018

 

Nayan | Residivis | Penganiayaan | Kembali |

Copyright @2015