Sabtu, 07 Juli 2018 12:14 WIB

Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional Dan Liga Santri

 Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga Santri
Jambi tuan rumah Festival Olahraga Tradisional

JAMBI (SR28) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengemukakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus berupaya dalam mendukung berbagai kegiatan guna kemajuan kepemudaan dan keolahragaan, seperti festival olahraga tradisional dan liga santri. Hal tersebut dikemukakan Sekda saat Pembukaan Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional XI Tahun 2018 dan Liga Santri Nusantara Region Sumatera VI Wilayah Jambi Tahun 2018, bertempat di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (7/7) malam.

Event ini dibuka oleh Deputi III Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dr.Raden Isnanta,M.Pd, yang ditandai dengan pemukulan kompangan, alat musik tradisional Provinsi Jambi.

Pembukaan festival diawali dengan parade defile peserta, Festival Olahraga Tradisional diikuti oleh 18 provinsi dan 2 kabupaten di Provinsi Jambi, Liga Santri Nusantara, diwakili oleh 12 pondok pesantren di Provinsi Jambi yang mengikuti Liga Santri Nusantara tersebut.

"Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberi dukungan penuh atas terselenggaranya even nasional di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan dan kemajuan keolahragaan dan persepakbolaan di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi," ujar Sekda.

Sekda mengungkapkan, olahraga tradisional merupakan olahraga bernuansa tradisional yang menunjukkan jati diri suatu kebudayaan daerah, untuk selalu dijaga, dikembangkan dan dilestarikan, karena bagian dari warisan leluhur bangsa dan kekayaan budaya bangsa.

"Olahraga tradisional memiliki nilai luhur yang perlu kita wariskan kepada generasi muda untuk meningkatkan semangat persahabatan, kebersamaan, kekeluargaan dan menciptakan suasana keceriaan. Saat ini merupakan momen yang tepat bagi kita untuk mulai melestarikan nilai-nilai historis dan sosial kemasyarakatan bangsa ini," ungkap Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan, melihat besarnya potensi pemain sepak bola yang belum dibina secara terukur dan terarah di kalangan santri, untuk itulah Liga Santri diadakan guna menciptakan pesepak bola profesional dari kalangan santri yang dapat mengharumkan nama Indonesia di ajang nasional maupun internasional.

📹 Richi 📷 Mulyadi | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 GROUP 2018

 

Pemprov | Jambi | Dukung | Pelestarian |

Copyright @2015