Selasa, 10 Juli 2018 15:22 WIB

Ini Alasan Kepala Satpol PP Tanjabbar Laporkan ER Ke Polisi

 Ini Alasan Kepala Satpol PP Tanjabbar Laporkan ER ke Polisi
Oknum PNS Satpol PP tersandung hukum

KUALA TUNGKAL (SR28) -- Merusak fasilitas kantor beberapa waktu lalu menjadi alasan dilaporkannya ER (41) Oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuala Tungkal ,Kabupaten Tanjab Barat ke polisi oleh Kasatpol PP Samsul Jauhari,Sos.

"Karena ER ini telah merusak fasilitas Kantor Satpol PP Tanjab Barat yang merupakan aset daerah jadi wajar saja  ER ini kita laporkan ke Polisi" ujarnya.

Tak hanya itu, berdasarkan penuturan Kasatpol PP terungkap pula bahwa ER kerap mengancam dan meminta uang secara paksa kepada bendahara kantor.

"Terlapor ini sering mengancam mau membunuh dan meminta uang dengan paksa ke bendahara kantor kita,” ungkap Samsul.

Terkait dia Oknum PNS,nantinya akan ada aturan lain,namun yang jelas permaslahan kerusakan fasilitas kantor, Kasatpol PP sudah melaporkan ER kepada Bupati dan Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BKPSMD) Tanjab Barat untuk ditindak lanjuti mengingat status ER sebagai PNS.

"Sudah kita laporkan ke Bapak Bupati dan Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BKPSMD) Tanjab Barat agar dapat ditindak lanjuti lebih lanjuti. Masak iya oknum anggota kita merusak fasilitas kantor kita diamkan dan kita tutup-tutupin, itu nanti tidak ada efek jeranya,dan ini juga supaya menjadi pelajaran anggota kita yang lain juga" tegas Samsul Jauhari.

Ketika disentil pertanyaan bahwa benarkah ER memiliki kartu kuning? Kasatpol PP mengaku hanya pernah dengar informasi itu sudah lama.

"Jadi pemahaman kartu kuning itu bukan berarti serta merta orang itu bebas dari hukum,dan itu urusan polisi yang penting kita laporkan pelaku atas kejadian pengrusakan dulu. Orang yang memiliki kartu kuning bukan jaminan bahwa orang itu dianggap orang yang kurang, selama ini dia (ER) ya sehat dan juga dia ngomong juga bagus, jadi jangan kita berpatotokan seolah-olah punya kartu kuning itu berarti orang itu bebas melakukan perbuatannya semena mena,” ujarnya lagi.

Ia tak mau menduga-duga perihal "kartu kuning" ER. Ia menyerahkan permasalahan tersebut ke pihak berwajib.

"Yang terpenting ini kita laporkan,itu urusan kepolisianlah untuk memperoses. perbuatannya itu harus dia pertanggung jawabkan, supaya tidak terulang lagi" tambahnya.

Dengan dilaporkannya oknum Satpol PP tersebut Kasat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari dan berhara ER mendapat hidayah dan tidak lagi mengulangi perbuatannya yang dapat mergikan orang lain

"Semoga ER tidak mengulagi lagi perbuatannya,dan dapat memberikan keamanan dan kenyaman di kantor Satpol PP,tempat dia bertugas ,dan dia juga dapat bekerja dengan baik, tidak seperti yang telah dia lakukan dengan merusak fasilitas kantor atapun mengancam orang lain" pungkasnya.

📹 Sabri | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 MEDIA GROUP 2018

Ini | Alasan | Kepala | Satpol |

Copyright @2015