Jumat, 20 Juli 2018 14:07 WIB

Pemerintah Jambi Pertemukan Pencari Kerja Dengan 1.260 Loker Di Mal WTC

 Pemerintah Jambi Pertemukan Pencari Kerja dengan 1.260 Loker di Mal WTC
Bursa Loker di Mall WTC Jambi

JAMBI (SR28) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan berbagai perusahaan menyelenggarakan Pameran Bursa Kerja dan Expo Teknologi dan Inovasi SMK/SMA Jambi 2018, dengan tema "Pemanfaatan Bahan Tidak Berguna Menjadi Nilai Guna,” bertempat di Hall WTC Batanghari Jambi, Jum'at (20/07/2018) sore, yang dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum. Pameran tersebut merupakan upaya fasilitasi yang dilakukan oleh Pemprov Jambi untuk mempertemuikan para pencari kerja dengan lowongan kerja (loker). Ada 1.260 loker yang tersedia di berbagai perusahaan dan bidang usaha dalam pameran tersebut. Selain itu, event tersebut merupakan ajang pameran berbagai inovasi dan kreasi yang dilakukan oleh para siswa siswi SMK dan SMA se Provinsi Jambi.

Fachrori mengemukakan, terselenggaranya Bursa Kerja SMK/SMA dapat mewujudkan sinergitas proses pembangunan antara pemerintah dan masyarakat serta pihak swasta sebagai stakeholder dalam mengatasi berbagai masalah pembangunan, khususnya mengurangi jumlah pengangguran. Fachrori berharap agar sinergitas sekolah dengan dunia usaha terus ditingkatkan, untuk meningkatkan korelasi pendidikan di sekolah dengan dunia kerja, sehingga lulusan SMK dan SMA lebih mudah diterima sebagai tenaga kerja di dunia usaha.

Pada kesempatan ini, diselenggarakan Bursa Lowongan Kerja (free), Pameran Expo Teknologi dan Inovasi SMK/SMA, Talk Show, Lomba Desain Batik SMK/SMA, Lomba Nyayi Lagu Pop SMK/SMA, Lomba Inovasi dan Teknologi SMK/SMA yang dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 20 s/d 22 Juli 2018.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai wujud partisipasi dan kepedulian dunia usaha dan dunia industri dalam membantu pemerintah mengatasi keterbatasan penyediaan lapangan kerja di Provinsi Jambi," ungkap Fachrori

"Pemerintah terus berupaya melaksanakan berbagai program pembangunan yang relevan, agar tidak terjadi kesenjangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja serta mengurangi kesenjangan antara kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dengan kualitas ketersediaan tenaga kerja," lanjut Fachrori.

Fachrori mengatakan, isu strategis penyelenggaraan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang berkembang saat ini adalah bagaimana mempertemukan dua kepentingan efisiensi internal dan efisiensi eksternal. "Efisiensi internal yang mengacu kepada pencapaian tujuan pembelajaran berdasarkan kurikulum dan silabus, efisiensi eksternal mengacu kepada kemampuan lulusan untuk menembus pasar kerja, dengan tolok ukur seberapa besar lulusan dapat diserap dan diterima di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja yang produktif," ujar Fachrori.

"Untuk itu, sekolah harus berupaya berinteraksi dengan dunia usaha dan dunia industri agar terjalin komunikasi yang memadai diantara kedua belah pihak, yaitu sebagai mediator bertemunya kepentingan lulusan sebagai calon tenaga kerja dan dunia usaha, dunia industri sebagai calon pengguna tenaga kerja dengan berbagai kriteria dan kualifikasi yang dipersyarakatkan," pungkas Fachrori.

Turut serta pada kesempatan ini, para OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Kota Jambi, pimpinan perusahaan dan perbankan, para kepala Sekolah SMK/SMA se Provinsi Jambi, para siswa/siswi SMK/SMK, dan para undangan lainnya. 

📹 Sapra 📷 Novri | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 MEDIA 2018

Pemerintah | Jambi | Pertemukan | Pencari |

Copyright @2015