Kamis, 09 Agustus 2018 13:48 WIB

Tangis Dan Emosi Fachrori Pecah Di Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jambi

 Tangis dan Emosi Fachrori Pecah di Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jambi
Fachrori luapkan emosinya di sidang Paripurna DPRD

JAMBI (SR28) -- Politisi senior sekaligus Plt Gubernur Jambi Dr.H.Fachrori Umar M.Hum meluapkan emosinya yang selama ini tertahan. Hal tersebut terjadi ketika Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar memberikan sambutan secara langsung di sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi dengan agenda pengambilan keputusan akhir terhadap Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021, Selasa (7/8/2018).

Dalam sambutannya, Fachrori pun harus terhenti sebanyak 4 kali karena isak tangis yang  tak tertahan lagi.

"Aku sedih, dak ada lagi yang ngawani aku. Dulu kalau pak Gubernur (Zola-HBA) banyak yang hadir dari Kadis-Kadis. Sekarang mana? Sepi! Coba liat dibelakang itu?" demikian keluh Fachrori sembari dihiasi isak tangis.

Fachrori mengaku tim yang membantunya tidaklah solid sebagaimana yang dia harapkan. Hal tersebut tampak dari banyaknya Kepala Dinas  yang tidak menjalankan peran-peran terbaik mereka untuk mencapai Visi-Misi Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi periode 2016-2021, termasuk sedikitnya Kepala Dinas yang hadir saat sidang Paripurna DPRD.

Dalam penyampaian pandangan fraksi serta keputusan akhir, hampir seluruh fraksi mengkritisi Ranperda terutama dalam program-program seperti pengadaan Alat Berat, Beasiswa Pemprov Jambi serta meminta agar Gubernur Jambi dapat melanjutkan program-program yang dirasa baik pada masa Fachrori menjabat sebagai Wakil Gubernur mendampingi HBA.

Meski Ranperda Perubahan yang ditawarkan Pemprov Jambi diwarnai berbagai kritikan dan masukan, DPRD Provinsi Jambi secara resmi menetapkan persetujuan atas Ranperda Perubahan RPJMD atas Perda nomor 7 Tahun 2016.

Usai sidang Paripurna, Fachrori memilih cepat-cepat naik Mobil Dinasnya dan selanjutnya pergi menuju Bandara Jambi.

📹 M.Sidik | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 MEDIA 2018

 

Tangis | dan | Emosi | Fachrori |

Copyright @2015