Jumat, 10 Agustus 2018 21:45 WIB

Lama Tak Terdengar, Apa Kabar Program Eskavator Pemprov Jambi???

 Lama Tak Terdengar, Apa Kabar Program Eskavator Pemprov Jambi???
Sekda Prov. Jambi, M.Dianto

JAMBI (SR28) -- Salah satu program yang menjadi janji politik Jambi Tuntas pasangan Zola-Fachrori saat kampanye 2015 lalu adalah pengadaan Alat Berat berupa Eskavator untuk setiap kecamatan. Hal tersebut tertuang dalam Perda No 7 Tahun 2016 yang berisi tentang poin-poin payung hukum pelaksanaan program strategis sekaligus janji kampanye. Selain pengadaan alat berat, janji kampanye Zola-Fachrori yang juga tertuang dalam perda tersebut adalah Beasiswa untuk 35.000 penerima yang akan digulirkan selama 5 tahun serta Dana Desa yang diperuntukkan dari APBD Provinsi Jambj untuk setiap Desa di Provinsi Jambi dengan total  anggaran pertahun sebesar Rp 93,780 Milyar.

Dari ketiga program unggulan tersebut, Pengadaan Alat Berat untuk seluruh Kecamatan adalah yang paling banyak dikritik banyak pihak. Di DPRD Provinsi Jambi misalnya, ada 4 Fraksi yang justru meminta agar program tersebut dihapus saja yaitu Demokrat, PDIP, PPP serta Golkar. Adapun fraksi lain juga memberikan sederet catatan sekaligus warning kepada Pemerintah Provinsi Jambi jika tetap melanjutkan program tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi yang diwakili oleh Sekda Provinsi Jambi M.Dianto menyebut bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jambi telah membahas hal tersebut, hingga mengambil langkah sstrategis atas keberlanjutan program yang digadang-gadang oleh Gubernur non Aktif Zumi Zola Zulkifli.

"Kita sudah bahas terkait program alat berat itu. Jadi kedepan Kecamatan kita minta membuat proposal apa kebutuhan dikecamatan yang bersangkutan. Karena setiap kecamatan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Misal seperti di Kecamatan Kampung Laut, disana Eskavator untuk apa? Tentu bisa bermanfaat jika dikecamatan yg lainnya. Nah kita tidak ingin mubazir" ujar M.Dianto kepada SR28, Jumat (10/8/18).

Dianto juga menambahkan jika pihaknya akan menyusun definisi alat berat pada Perda dengan defenisi yang lebih luas, sehingga tidak terpaku pada Eskavator saja.

"Pada hakikatnya program tersebut akan tetap berjalan, namun dengan kelonggaran dan kefleksibelan. Misal alat berat bisa saja Eskavator, bisa Traktor. Sehingga peruntukannya lebih tepat" tutup Dianto.

📹 M.Sidik | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 MEDIA 2018

Lama | Tak | Terdengar, | Apa |

Copyright @2015