Kamis, 29 November 2018 11:33 WIB

Provinsi Jambi Dianugerahi Adibahasa 2018 Oleh Mendikbud RI

 Provinsi Jambi Dianugerahi Adibahasa 2018 oleh Mendikbud RI
Provinsi Jambi Dianugerahi Adibahasa 2018

JAKARTA (SR28) -- Provinsi Jambi dianugerahi penghargaan Adibahasa Tahun 2018, yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Prof.Muhadjir Effendi kepada Sekretaris (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si, mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Jambi, dalam Pra Kongres Bahsa Indonesisia (KBI) yang ke-11 di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (28/10) sore.

Penghargaan Adibahasa diberikan kepada provinsi yang sangat peduli dalam penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, terutama di ruang publik. Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan penilaian dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa tersebut diadakan sekali dalam lima tahun. Dan, penganugerahan Adibahasa 2018 dilaksanakan pada 28 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Usai menerima penghargaan dari Mendikbud, Sekda mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan kebanggan bagi Provinsi Jambi, dan menjadi pendorong yang sangat positif untuk terus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, terutapa di tempat umum.

“Alhamdulilah, bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda yang ke-80 ini, Provinsi Jambi mendapat penghargaan, salah satu provinsi yang peduli terhadap penggunaan Bahasa Indonesia, jadi kepedulian dari pemerintahan di Provinsi Jambi serta seluruh komponen masyarakat terhadap penggunaan Bahasa Indonesia, terutama di tempat-tempat umum, ruang publik,” ujar Sekda.

“Penghargaan yang kita peroleh ini sudah berproses sejak 3 tahun yang lalu, jadi sejak 3 tahun yang lalu sudah dinilai Kementerian Pendidikan. Lalu, hari inilah kita mendapat juara satu, provinsi yang jumlah penduduknya kategori sedang, 3 – 5 juta jiwa, provinsi yang peduli terhadap pemakaian Bahasa Indonesia dengan baik,” lanjut Sekda.

Sekda mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan semua pihak terkait terus berupaya lagi untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, terutama di tempat umum dan tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus menyatakan, selain penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di ruang publik, juga dilihat dari produk hukum, mulai dari Peraturan Daerah, Pergub, sampai penggunaan dalam tata naskah dinas.

“Juli 2018, tim sudah datang ke Dinas Pendidikan, untuk memperoleh dokumen-dokumen pendukung, untuk melengkapi penilaian, dan ternyata kita dinilai telah memenuhi kriteria untuk dianugerahi penghargaan Adibahasa kategori daerah sedang,” ungkap Agus.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof.Muhadjir Effendi mengatakan, Indonesia memiliki Bahasa daerah terbanyak ke-2 di duni, 668 bahasa yang sudah terdata, namun diperkirakan terdapat 1.000 lebih.

Mendikbub menyampaikan, bahasa Indonesia merupakan salah satu aset termahal Bangsa Indonesia, yang juga bermanfaat untuk mempersatukan Indonesia.

Mendikbud mengingatkan, saat ini, meskipun masyarakat dituntut bisa menguasai bahasa asing, namun Bahasa Indonesia juga harus dikuasai, dan bahasa daerah harus dilestarika, dan ketiganya harus dibangun secara terpadu, sembari mengimbau penggunaan bahasa Indonesia tertib dan taat di ruang publik.

📹 Mustar | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

NEWS © SR28JAMBI 2018

Foto: Rony

Provinsi | Jambi | Dianugerahi | Adibahasa |

Copyright @2015