Senin, 05 November 2018 11:17 WIB

Diduga Ada Mark-Up Pada Pembangunan Gedung Olahraga Dan Pagar Kantor Desa Pantai Gading

Diduga Ada Mark-Up Pada Pembangunan Gedung Olahraga dan Pagar Kantor Desa Pantai Gading
Pembangunan Pagar Kantor Desa Pantai Gading

KUALA TUNGKAL - Pembangunan pagar kantor Desa Pantai Gading dan Gedung Olah Raga (GOR) yang saat ini sedang berjalan pembangunannya yang  bersumber dari dana APBN tahun Anggaran 2018 dipersoalkan oleh aktivis Tanjab Barat, salah satunya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peneliti Anti Korupsi (LSM-PETISI) di Tanjabbar, Jambi. Pasalnya dari pembangunan itu ada dugaan Mark-up atau penggelembungan dana.

Ketua LSM-PETISI, Syarifudin.AR mengungkapkan dari hasil Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Peneliti Anti Korupsi (LSM-PETISI) diketahui pelaksanaan fisik Pembangunan Gor dengan anggaran sebesar Rp. 480.000.000,- (empat ratus delapan puluh juta rupiah) dan fisik pembangunan pagar kantor desa dengan sebesar Rp. 74. 217.000,-(tujuh puluh empat juta dua ratus tujuh belas juta rupiah)  di RT. 05 Desa Pantai Gading, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Sumber dana menggunakan APBN Tahun 2018 melalui program kegiatan Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transimigrasi Republik Indonesia.

"Diduga sengaja digelembungkan anggaran kedua fisik bangunan tersebut ( Mark Up) oleh TPKD/TPK Desa  dan terindikasi ada KKN juga" kata Syarifuddin kepada SR28.

Syarifuddin juga meminta instansi terkait maupun pihak berwenang di Tanjabbar untuk melakukan penyelidikan terhadap pembangunan tersebut.

"Kami selaku aktivis Anti Korupsi Kabupaten Tanjung Jabung Barat meminta kepada institusi penegak hukum di Kabupaten Tanjung Jabung Barat maupun  institusi penegak hukum di Provinsi Jambi agar melakukan penyelidikan terutama terhadap oknum yang diduga dengan sengaja melawan hukum, menggunakan jabatan dan kekuasaannya untuk memperkaya diri sendiri ataupun orang lain dengan melakukan perbuatan korupsi sehingga timbulnya kerugian keuangan negara akibat mark up ini" timpalnya.

📹 Sabri | 📝 Agus Solihin 

NEWS © SR28 JAMBI 2018

Diduga | Ada | Mark-Up | Pada |

Copyright @2015