Rabu, 07 November 2018 10:43 WIB

Teliti Gempa Mamasa, BMKG Makassar Kerahkan Tim Ke Lokasi

 Teliti Gempa Mamasa, BMKG Makassar Kerahkan Tim ke Lokasi
Source: Okezone

MAKASSAR - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengirimkan tim ke Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat untuk meneliti rangkaian gempa yang menggucang daerah itu hingga terasa di daerah sekitarnya.

"Tim BBMKG wilyah IV Makassar sementara diberangkatkan ke Mamasa untuk melihat dampak di sana dan untuk memberikan sosialisasi di sana," kata prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Kaharuddin melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Selasa 6 November 2018 kemarin.

Getaran gempa tersebut juga terasa di Kabupaten Polewali Mandar, Majene, Provinsi Sulsel dan Kabupaten Toraja, Toraja Utara hingga Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh BMKG Makassar, hingga Selasa tadi malam pukul 20.00 Wita tercatat sebanyak 71 kali gempa susulan di wilayah Mamasa, Provinsi Sulbar.

"Khusus hari ini saja teranalisa 41 kali gempa yang dipicu oleh mainshock 5,5 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,2 SR. Sementara terdapat 11 kali gempa dirasakan di Mamasa dan sekitarnya," ujar Kahar menambahkan.

Gempa Mamasa, Sulbar tercatat terjadi pada pukul 02:35:53 Wita atau 01.35 WIB saat dini hari. Lokasi gempa bumi Mamasa berada di titik koordinat 2.93 Lintang Selatan (LS),119,44 Bujur Timur (BT), di kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa bumi Mamasa berada di 12 km tenggara Mamasa.

Sebelumnya, berdasarkan catatan BMKG Majene, pascagempa berkekuatan 5,5 SR pada Selasa dini hari, terjadi gempa susulan pada pukul 11.18 Wita berkekuatan 4,6 SR dengan pusat gempa berada di darat enam kilometer Tenggara Mamasa.

Selanjutnya, pada pukul 12.51 Wita terjadi kembali berkekuatan 3,3 SR dari arah 22 kilometer Tenggara Mamasa dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan dan jangan percaya dengan adanya informasi yang menyebutkan gempa di Mamasa akan sama gempa Palu, Sigi dan Donggala di Sulawesi Tengah juga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Diimbau agar warga tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan, karena kita tidak bisa memprediksi kapan gempa susulan itu terjadi. Jangan percaya dengan isu gempa ini seperti di Palu dan Lombok," kata prakirawan BMKG Majene, Arman saat dikonfirmasi.

Teliti | Gempa | Mamasa, | BMKG |

Copyright @2015