Sabtu, 29 Desember 2018 11:05 WIB

Angka Kriminalitas Di Tanjab Barat Menurun Sepanjang 2018

 Angka Kriminalitas di Tanjab Barat Menurun Sepanjang 2018
Konferensi Pers Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Sebagai refleksi akhir tahun 2018, Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan konferensi pers akhir tahun di ruangan Data Mapolres Tanjab Barat, Jumat (28/12/18) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Barat,AKBP.A.D.G.Sinaga,S.I.K didampingi Wakapolres Kompol Henri Agus Batubara, Kabag Ops Kompol RP Nainggolan serta dihadiri para kabag, kasat dan perwira Polres Tanjab Barat.

Kapolres AKBP. ADG Sinaga, S.I.K dalam memaparkan data gangguan kamtibmas sepanjang tahun 2018 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 46,69 persen dari 405 kasus di tahun 2017 menjadi 227 kasus di tahun 2018.

“Biasanya setiap tahun pasti naik, tapi puji Sukur tahun ini menurun artinya kita saat bisa menekan angka kriminalitas,"ungkap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, bahwa selama tahun 2018 terdapat 9 Indek kejahatan, diantaranya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 46 Kasus dan penyelesaian 22 kasus dengan persentase 47,83 %, Curat 57 kasus sedangkan penyelesaian 36 Kasus dengan pesentase 63,16 %, curas 7 kasus penyelesain 2 kasus dengan persentase 28,57 %, perjudian 3 kasus penyelesaian 5 kasus persentase 166,67 %,sedangkan kasus Pembunuhan Nihil.”Kemudian perambahan hutan 2 kasusu terselesaikan semua dengan persentase 150 %, pencemaran nama baik melalui medsos 3 kasus penyelesain 3 kasus dengan persentase 100 %, Pornografi 2 kasus penyelesain 2 kasus dengan pesentase 100 %,dan kasus Fidusia 2 kasus penyelesaian 1 kasus dengan pesentase 50 %, korupsi 1 kasus, karhutla 3 kasus penyelesain 3 kasus dengan persentase 100 %,Kasus cukai 1 kasus penyelesaian 1 kasus  persentase 100 %.

"Demikian juga Laka lantas cenderung menurun dari tahun sebelumnya ditahun 2017 lalu julmah lakalantas 85 kasus di 2018 terdapat 67 kasus, demikian juga korban MD turun dari 35 orang menjadi 27 orang atau sekitar 7 atau 20,58 persen" kata Kapolres.

Hal itu menurut beliau dikarenakan kesadaran masyarakat yang masih rendah dan masih banyak melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Jika patuh dan tertib dipastikan tidak ada lakalantas dan nyawa hilang di jalan raya," pungkasnya.

Reporter: Sabri
Editor: Eka Yulianti

Angka | Kriminalitas | di | Tanjab |

Copyright @2015