Rabu, 02 Januari 2019 11:00 WIB

BPJS Kesehatan Putus Kerjasama Dengan 3 Rumah Sakit Di Jambi, Ini Alasannya

 BPJS Kesehatan Putus Kerjasama dengan 3 Rumah Sakit di Jambi, Ini Alasannya
BPJS Kesehatan Cabang Jambi

JAMBI (SR28) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jambi memutus kontrak kerjasama dengan tiga rumah sakit swasta dan satu klinik di Kota Jambi yang terindikasi melanggar ketentuan dengan memberikan pelayanan buruk kepada masyarakat.

Ketiga rumah sakit tersebut yakni RS Umum Kambang, RS Royal Prima Jambi, RS MMC dan Klinik Mata Jambi. 

Pemutusan kerjasama BPJS dengan beberapa rumahs akit swasta tersebut ternyata berbuntut panjang. Berdasarkan informasi yang dihimpun SR28, Senin (31/12) lalu RS Royal Prima Jambi mengeluarkan pengumuman memberhentikan pegawainya sebanyak 70 orang.

Ke 70 orang itu, merupakan tenaga kontrak dan pegawai magang RS Royal Prima Jambi. Namun, pasca pemutusan kerja itu, membuat para karyawan RS Royal Prima pun merasa was was, karena mereka yang belum di berhentikan akan dipindah tugaskan ke Sumatera Utara atau tepatnya kota Medan.

Dipindahkan tugas sebagian karyawan, karena induk RS Royal Prima berada di kota medan. Apabila tidak mau pindah, maka manajement RS royal meminta kepada yang bersangkutan untuk membuat surat pengunduran.

Sementara berdasarkan sumber yang dapat dipercaya terkait tidak diperpanjangnya kerjasama di RS Royal atas dasar dugaan manipulasi data yang dilaporkan ke BPJS. Data yang keluarkan di RS berbeda dengan yang di klaim ke BPJS. Ada dugaan menaikan tarif biaya klaim.

Menaikan tarif itu ketahuan, setelah tim BPJS melakukan audit ke RS Royal Prima Jambi. Bahkan hingga berita ini di turunkan pihak RS Royal Prima belum bisa dikonfirmasi.

Sementara itu Anggi, Humas BPJS Kesehatan Jambi mengatakan, tidak di perpanjangnya kerja sama itu karena ke tiga rumah sakit dan satu klinik tidak memenuhi kriteria BPJS.

"Namun, jika rumah sakit bisa memenuhi kreteria itu maka akan dapat kembali kerja sama" ujarnya.

Anggipun membatah tidak di perpanjannya kerja sama itu atas dasar menaikan tarif atau manipulasi data. Semuanya menurutnya hanya karena tidak memenuhi kriteria atau ketentuan dari BPJS.

Reporter: ANK
Editor: Agus Solihin Abar

 

BPJS | Kesehatan | Putus | Kerjasama |

Copyright @2015