Selasa, 08 Januari 2019 15:47 WIB

Fachrori: Hormati Keluarga Pendiri Jambi Dan Mari Bersama Membangun Jambi

 Fachrori: Hormati Keluarga Pendiri Jambi dan Mari Bersama Membangun Jambi

JAMBI (SR28) - Pemerintah Provinsi Jambi mengadakan Jamuan Makan Bersama Keluarga Pendiri Provinsi Jambi bertepatan Hari Ulang Tahun ke 62 Provinsi Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Minggu (6/1/19) malam.

Pelaksana Tugas Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pendiri Provinsi Jambi yang telah berjuang membentuk Provinsi Jambi hingga saat ini masih terus berupaya berbenah dengan segenap pembangunan yang dilakukan.

"Menghormati Keluarga Pendiri Jambi dalam merayakan HUT Provinsi Jambi ke 62 segenap unsur pemerintahan menghaturkan terima kasih yang sertulus-tulusnya kepada pendiri Provinsi Jambi yang telah meletakkan pondasi pembangunan daerah Jambi dan kepada keluarga tetap diberi kesehatan dan kekuatan dan dilindungi tetap bertekad melanjutkan perjuangan beliau," ungkap Plt. Gubernur Jambi.

Peringatan HUT ke 62 Provinsi Jambi memiliki makna bagi masyarakat Jambi atas kemajuan yang cukup pesat bagi peningkatan masyarakat Jambi meskipun silih berganti nuansa kehidupan mewarnai proses pencapaian tujuan tersebut,"Perjuangan tokoh masyarakat Jambi 6 Januari 1957 tidak serta merta terwujud dalam dukungan konstitusi tetapi didahului Undang Undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957 yang ditandatangani Presiden Soekarno pada Tanggal 9 Agustus 1957 di Denpasar Bali, Undang Undang No.19 Tahun 1957 menjadi Undang Undang Nomor 61 Tahun 1958 dengan lahirnya UU tersebut menjadi kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat Jambi yang telah menanti lebih dari sebelas tahun untuk mewujudkan keresidenan Jambi sebagai provinsi daerah Tingkat I Jambi," papar Plt. Gubernur Jambi.

Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, selaku Plt. Gubernur Jambi mengajak semua lapisan pemerintahan dan masyarakat dalam memperingati HUT ke 62 Provinsi Jambi mengintrospeksi dan mengevaluasi berbagai upaya dan usaha serta tahapan pembangunan yang telah dilaksanakan,"Mari saling mengingatkan dan bekerja sama membangun Provinsi Jambi tercinta," harap Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum.

Dalam penyampaian Pak Guntur dari keluarga keturunan Sultan Thaha Saipuddin Jambi sangat bahagia dan ikhlas atas undangan jamuan makan yang diakuinya sebagai hal pertama dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi,"Jikalah malam ini terakhir saya ikhlas karena ini penghargaan luar biasa bagi kami keturunan Sultan Thaha Saipuddin atas jamuan makan yang memiliki makna penghargaan yang luar biasa," ungkap Pak Guntur.

Pak Guntur menceritakan Provinsi Jambi sebelumnya merupakan Kesultanan Kerajaan Melayu Jambi 1448 M-1904 M dengan raja pertama Syaikh Ahmad Salim dari Turki/Putri Pinang Masak hingga Sultan Thaha Saipuddin yang menjadi raja terakhir dalam masa peperangan melawan Belanda telah berikrar sumpah tidak pernah tunduk terhadap penjajahan Belanda,"Saya tidak akan pernah berunding dan ketemu muka dengan Belanda apabila ketemu muka maka amal saya 40 hari hilang," ungkap Pak Guntur.

Sultan Thaha Saipuddin merupakan sultan yang belajar ilmu agama di Aceh dan Mekah hingga membentuk keyakinan akan dirinya dalam berjuang melawan penjajahan Belanda,"Jangan menyusahkan pemerintah daerah dan jangan meminta apapun itu tugas yang diberikan nenek moyang saya," ungkap Pak Guntur.

Pak Guntur mewakili keturunan Sultan Thaha Saipuddin mengharapkan Provinsi Jambi terus melaksanakan pembangunan guna memajukan serta meningkatkan keadaan perekonomian masyarakat.

Acara Jamuan Makan Malam Pemerintah Provinsi Jambi Bersama Keluarga Pendiri Jambi juga diisi dengan tarian serta alunan lagu daerah Jambi oleh tim kesenian gubernuran. 

Reporter: Raihan dan Roni
Editor: Agus Solihin Abar

Fachrori: | Hormati | Keluarga | Pendiri |

Copyright @2015