Kamis, 10 Januari 2019 16:11 WIB

Diteror, PBNU Minta KPK Jangan Gentar

 Diteror, PBNU Minta KPK Jangan Gentar

JAKARTA -  Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan Robikin Emhas memberikan dukungan kepada dua Pimpinan KPK yang mengalami teror bom.

Menurut Robikin, teror bom tersebut tidak boleh membuat semangat KPK menjadi dawn dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Jangan gentar, jangan ragu. Terus lakukan pemberantasan korupsi. Masyarakat bersama KPK," ujar Robikin di Jakarta, Kamis (10/1).

Robikin yakin teror bom tersebut tidak membuat nyali KPK ciut. Justru menurut dia, teror bisa menjadi pemicu KPK untuk meningkatkan kinerjanya.

"Saya yakin nyali KPK tidak akan ciut. Kami berharap aksi teror yang ada justru menjadi pemicu bagi KPK untuk meningkatkan kinerja pemberantasan korupsi dengan lebih baik," tandas dia.

Teror bom, kata dia adalah kejahatan dan tindakan terkutuk. Teror tersebut merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan, apapun alasannya.

"Masyarakat tidak perlu berspekulasi dan jangan ada hoax. Kita percayakan pengungkapan kasus teror bom ini kepada polisi. Polri cukup profesional. Semoga dalam waktu singkat dapat diungkap tuntas," pungkas dia.

Sebelumnya, sebuah benda mirip bom yang dibungkus kantong plastik hitam ditaruh di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Rabu (9/1) pagi. Di waktu yang sama, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan diteror bom molotov.

Source : Beritasatu

Diteror, | PBNU | Minta | KPK |

Copyright @2015