Sabtu, 09 Pebruari 2019 15:11 WIB

Teror Pembakaran Di Jawa Tengah Terkait Politik? Ini Jawaban Polisi

 Teror Pembakaran Di Jawa Tengah Terkait Politik? Ini Jawaban Polisi

JAKARTA - Polda Jawa Tengah mengatakan motif teror pembakaran puluhan mobil dan motor di sejumlah wilayah di Jawa Tengah untuk menyebar ketakutan dan keresahan.

“Karena tidak ada barang yang diambil juga profil korbannya yang acak dan mereka tidak punya musuh,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Triatmojo saat dihubungi Sabtu (9/2).

Agus tidak mau berspekulasi jika teror ini terkait dengan memanasnya suhu politik jelang pemilu April nanti. Untuk diketahui Jawa Tengah termasuk lumbung suara PDIP dan saat ini juga dipimpin gubernur kader PDIP.

“Kami tidak berspekulasi tetapi penyelidikan berdasarkan fakta di lapangan. Semua informasi dan saksi kami dalami. Densus 88 juga sudah turun untuk membantu mengusut kasus ini,” lanjutnya.

Peristiwa pembakaran terakhir terjadi di Grobogan. Di sana ada angkutan kota yang ditemukan hangus terbakar. Ada korek api yang juga ditemukan di lokasi kejadian.

Seperti diberitakan minimal ada 28 tempat kejadian perkara pembakaran di Jawa Tengah. Total ada 30 kendaraan yang dibakar. Rinciannya 20 mobil dan sisanya motor.

Modusnya juga semua sama yakni membakar antara pukul 02.00 hingga 05.00 dini hari. Bahannya pun sama. Botol berisi bensin, korek kayu, dan kain. Hanya lokasinya yang menyebar.

Awalnya di Kendal pada 23 Januari, lalu Semarang, Ungaran, dan hingga Grobogan. Dikhawatirkan peristiwa serupa juga terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Belum ada pelaku yang ditangkap dalam kejadian ini.

Source : Beritasatu

Teror | Pembakaran | Di | Jawa |

Copyright @2015