Senin, 11 Pebruari 2019 14:57 WIB

Fakta Di Balik Murid Bully Guru Yang Bikin Netizen Geram

 Fakta Di Balik Murid Bully Guru Yang Bikin Netizen Geram

JAKARTA – Belum lama ini ada sebuah video viral mengenai seorang murid yang melakukan perundungan ke gurunya di kelas. Ditelusuri, kejadian tersebut di salah satu SMP di Gresik, Jawa Timur.

Aksi tersebut akhirnya telah diselesaikan secara damai, saat kedua belah pihak dipertemukan oleh Dinas Pendidikan Gresik. Walaupun masalah sudah diselesaikan, namun, banyak yang mempertanyakan kejadian tersebut.

Oleh sebab itu, Jakarta, Senin (11/2/2019), Okezone merangkum fakta-fakta yang terjadi di balik kejadian siswa mem-bully guru di Gresik sebagai berikut.

1. Murid Mem-Bully Gurunya

Dalam video yang beredar guru tersebut hanya diam saja ketika seorang murid melakukan perundungan dan tidak melakukan perlawanan sama sekali kepada murid itu, sedangkan para murid yang lainnya hanya asyik dan menertawakan aksi kurang sopan tersebut malah dinilai sebagai hal yang lucu.

Tidak hanya itu, ternyata murid yang memakai seragam pramuka dan topi itu juga merokok dihadapan guru tersebut. Ia pun sesekali mengarahkan tangannya sambil mengepal ke arah guru, tetapi aksi tersebut tidak sampai mengenai badan guru itu.

2. Pandangan dari KPAI

Pertama KPAI merasa prihatin atas sikap dan perilaku yang dilakukan oleh murid itu, pasalnya hal tersbut telah mencerminkan sikap yang tidak sopan dan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang murid.

"Tidak semestinya seorang siswa bersikap demikian pada gurunya, apalagi sang guru tampaknya hanya menegur, bukan berteriak membentak apalagi memukul. Teguran sang guru pasti ada alasannya, sebagai pendidik, mungkin sang guru ingin menegur dalam rangka mendisiplinkan siswa yang bersangkutan,” ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.

Retno juga mengatakan faktor yang kedua berasal dari gurunya, seperti rendahnya kompetensi paedagogik guru. Terutama dalam penguasaan di kelas serta dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif, menyenangkan dan menantang kreativitas serta minat siswa.

3. Dinas Pendidikan Gresik Melakukan Pertemuan Tertutup dengan Kedua Belah Pihak

Dari Pertemuan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik mendapat Apreasi dari Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listiyarti. KPAI berharap bahwa akan ada evaluasi dan pemebenahan untuk kedepannya, tidak hanya fokus menghukum pihak yang dianggap salah, tetapi mengedepankan pembinaan, baik terhadap siswa maupun sekolahnya.

Anak tentunya wajib belajar dari kesalahannya, namun anak juga harus diberi kesempatan memperbaiki diri,” ujarnya

Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sendiri bersama jajaranya akan melakukan peretemuan tertutup dengan pihak-pihak terkait termasuk pihak sekolah serta orang tua murid.

4. Komentar dari DPR

Reni Marlinawati Wakil Ketua Komisi X DPR RI, mengatakan bahwa penguatan karakter dan akhlak anak didik harus dinomer satukan karena pendidikan tidak saja fokus pada kecerdasan murid.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah lah yang harus bertanggung jawab penuh dalam pembetukkan karakter anak didik, jika sekolah memiliki komitmen kuat dalam pembentukan karakter hal tersebut tidak akan terjadi.

"Jika memang sekolah abai dalam pembentukan karakter, Dinas Pendidikan harus memberi atensi serius terhadap sekolah tersebut," ucap Reni.

5. Permohonan Maaf Murid Kepada Gurunya

Dalam Video yang beredar di media sosial itu, murid tersebut meyampaikan permohonan maaf kepada sang guru atas apa yang sudah ia perbuatnya.

“Dengan ini saya minta maaf, sekali lagi minta maaf atas perbuatan yang saya lakukan terhadap guru saya Bapak Nurkalin yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 sekira pukul 8 WIB di dalam kelas sewaktu jam pelajaran,” tutur murid itu.

Sebelum meminta maaf murid tersebut mencium tangan sang guru lalu ia memeluknya, sang guru pun kemudian membalas peluknya sambil menepuk belakang badan murid tersebut.

Source : Okezone

Fakta | Di | Balik | Murid |

Copyright @2015