Sabtu, 23 Pebruari 2019 11:59 WIB

Kades Pelompek Resmi Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan

 Kades Pelompek Resmi Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan

KERINCI (SR28) - Kekerasan terhadap pengawas pemilu, terjadi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Adalah  oknum kepala desa di Kecamatan Gunung Tujuh pelakunya. 

Informasi yang didapat di lapangan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 wib, Jumat (22/2/2019). Pada saat itu, sedang ada kegiatan sosialisasi masalah TKI, yang dihadiri oleh anggota DPR RI dan caleg Kabupaten Kerinci dari Demokrat.

Lantaran dihadiri caleg, Pengawas Pemilu Kecamatan Gunung Tujuh turun melakukan pengawasan. Namun hal ini menyebabkan kades berang, karena menuding pengwas terlalu ketat melakukan pengawasan.

“Benar, tadi ada keributan di Gunung Tujuh. Oknum kades ngamuk, karena diduga difoto oleh Panwasdes saat Bagi-bagi Amplop,” terang sumber di lapangan.

Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan Gunung Tujuh, Hendi Torial, saat dikonfirmasi mengakui adanya intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh kades.

“Kejadian ini sore tadi. Saat kami melakukan pengawasan acara sosialisasi masalah TKI, yang dihadiri oleh anggota DPR RI, dan Caleg Demokrat,” ungkapnya.

“Bahkan satu anggota Panwasdes kami ditampar oleh kades. Warga lainnya di lokasi juga ikut melakukan intimidasi,” tambahnya.

Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan Gunung Tujuh, Hendi Torial, saat dikonfirmasi mengakui adanya intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh kades.

“Kejadian ini sore tadi. Saat kami melakukan pengawasan acara sosialisasi masalah TKI, yang dihadiri oleh anggota DPR RI, dan Caleg Demokrat,” ungkapnya.

Pengawas pemilu lanjutnya, bekerja dilindungi oleh undang-undang, sehingga tidak boleh diintimidasi. “Harus ada tindakan tegas dari pihak keamanan,”tukasnya. 

Oknum Kades Pelompek akhirnya resmi dilaporkan ke Polres Kerinci pada Jum'at malam (22/2/2019).

Reporter: Ero
Editor: Agus Solihin Abar

Kades | Pelompek | Resmi | Dipolisikan |

Copyright @2015