Rabu, 06 Maret 2019 15:06 WIB

Beban Berkurang, Pemkab Dan Pemkot Fokus Tangani SD Dan SMP

 Beban Berkurang, Pemkab dan Pemkot Fokus Tangani SD dan SMP

BENGKULU - Sejak ditariknya kewenangan dan tanggung jawab pendidikan tingkat SMA/SMK ke provinsi, maka kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu fokus menangani pendidikan tingkat SD dan SMP di daerah masing-masing.

"Sekarang beban tanggung jawab pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) sedikit berkurang di bidang pendidikan karena hanya mengurus tingkat SD dan SMP saja. Sedangkan SMA/SMK tanggungjawabnya sudah diambilalih oleh pemprov," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepahiang, Hartono, di Bengkulu, Selasa (6/3).

Ia mengatakan, sejak tanggung jawab pendidikan SMA/SMK ditarik ke provinsi, maka pembayaran gaji guru tingkat SLTA tidak lagi menjadi tanggung jawab dari pemkab dan pemkot, termasuk Pemkab Kepahiang.

Sebab, pembayaran gaji guru SMA/SMK dialihkan menjadi bebankan dan tanggung jawab provinsi. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) pendidikan No 23 Tahun 2014.

Namun, kabupaten, dan kota tetap berkoordinasi dengan Disdikbud provinsi soal pelaksanaan program pendidikan, termasuk soal persiapan UN dan sebagianya.

"Jadi, meski tanggung jawab SMA/SMK sudah diambil alih oleh provinsi, kabupaten dan kota tetap berkoordinasi dengan Disdikbud provinsi dan hal ini berjalan lancar di Bengkulu," ujarnya.

Hanya saja soal penempatan guru SMA/SMK di kabupaten dan kota, termasuk pengangkatan kepala SLTA, tidak melibatkan pemkab/pemkot sama sekali karena masalah tersebut merupakan kewenangan penuh dari provinsi.

Demikian pula sebaliknya urusan pengangkatan kepala SD dan SMP menjadi urusan penuh kabupaten dan kota, karena hal tersebut menjadi kewenangan dari bupati dan wali kota sesuai dengan UU pendidikan, katanya.

Hartono menambahkan, meski kewenangan SMA/SMK tidak lagi menjadi tanggung jawab kabupaten dan kota, tapi masalah anggaran pendidikan tidak ada peningkatan yang signifikan, khususnya di Kabupaten Kepahiang.

Sebab, sebagian besar anggaran pendidikan di daerah ini setiap tahunnya masih tersedot untuk membayar gaji guru PNS. Akibatnya, anggaran untuk menunjang peningkatkan kualitas pendidikan terbatas dan tidak sesuai harapan.

"Kita berharap ke depan anggaran pendidikan di Kepahiang ditingkatkan lagi, sehingga pos anggaran untuk peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini meningkat dari biasanya," ujarnya.

Source : Beritasatu.com 

Beban | Berkurang, | Pemkab | dan |

Copyright @2015