Rabu, 06 Maret 2019 17:05 WIB

14 Kepala Daerah Jambi Diperiksa KPK, Ini Hasilnya

 14 Kepala Daerah Jambi Diperiksa KPK, Ini Hasilnya
Keterangan KPK usai memeriksa LHKPN Kepala Daerah

JAMBI (SR28) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia pada hari Senin (4/3) kemarin sudah berada di Provinsi Jambi. Mereka memiliki agenda untuk memeriksa 14 orang kepala daerah maupun mantan kepala daerah tentang harta kekayaan yang mereka miliki. Hal tersebut selain merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya bagi 330.000 penyelenggara negara, pemeriksaan juga bertujuan untuk  meningkatkan tingkat kepatuhan serta kewajaran bagi penyelenggara pemerintahan.

Untuk menjawab pertanyaan publik, maka Rabu pagi 6 Maret 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi yang melalui Dirjen LHKPN menggelar konferensi Pers dihadapan puluhan awak media yang ada di Provinsi Jambi.

Dalam keterangan persnya, Plt Direktur LHKPN menyebut bahwa Jambi merupakan Provinsi pertama yang para pimpinan atau kepala daerahnya diperiksa oleh KPK. Hal tersebut menurut Plt Direktur LHKPN merupakan efek dari terjadinya korupsi berjamaah yang terungkap di penghujung 2017 lalu.

"Iya ada kaitannya dengan OTT, ini juga kita berlakukan di Provinsi-provinsi lainnya,seperti Bengkulu, Riau, Aceh, Sumatera Utara dan lain-lain yang kepala daerahnya bermasalah dengan KPK" Tegas Syarif Hidayat, Plt Direktur LHKPN, Kamis (6/3/2019).

Syarif juga menambahkan bahwa ada dua poin utama yang dilakukan oleh KPK dalam 3 hari pemeriksaan ini.

"Yang pertama itu untuk kepatuhan dan yang kedua kewajaran. Artinya harta yang dimiliki oleh kepala daerah ini kami coba perbandingan antara mereka sebelum menjabat, saat menjabat dan setelah menjabat. Jika ada  yang mencurigakan maka akan kami limpahkan ke deputi penindakan" Pungkasnya

Dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur tersebut, pihak KPK juga didampingi Sekda Provinsi Jambi H.M Dianto, Karo Humas Pemprov Jambi Johansyah.

Reporter: Muhammad Sidik
Editor: Agus Solihin Abar

14 | Kepala | Daerah | Jambi |

Copyright @2015