Kamis, 09 Mei 2019 13:24 WIB

Persoalkan Air Bersih, Aktivis Geruduk Kantor PUPR Dan Bupati Tanjabbar

 Persoalkan Air Bersih, Aktivis Geruduk Kantor PUPR dan Bupati Tanjabbar
Aktivis berorasi didepan kantor PUPR Tanjabar

KUALATUNGKAL (SR28) - Aktivis Rajawali geruduk kantor Dinas PUPR Tanjabbar, Kamis (9/5/2019). Kedatangan mereka untuk mempertanyaan air bersih yang dibangun dari tahun 2009-2010 dan kemudian dilanjutkan ditahun 2017-2018 yang sudah menelan dana hingga Rp500 Miliar namun hingga kini belum juga dapat dinikmati masyarakat Tanjab Barat.

Dipimpin Sudirman selaku Ketua Rajawali Sakti, mereka berorasi. Kedatangan mereka untuk memastikan sampai dimana realisasi air bersih yang sudah menghabiskan dana Rp500 Miliar tersebut.

"Kedatangan kami bersama rekan-rekan ke PUPR Tanjab Barat hanya ingin tahu dan memastikan sampai dimana realisasi air bersih yang menghabiskan Rp500 M, kenapa hingga sekarang masyarakat belum bisa menikmati air bersih, sementara Pemkab hanya bisa obral janji kepada masyarakat, sejak Januari 2019 hingga kini belum juga terealisasi air bersih tersebut," tegas Sudirman.

Menanggapi aksi tersebut, Sekretaris PUPR Tanjab Barat, Ir. Riasukri Yanto, mengatakan, saat ini para pekerja sedang melaksanakan pemasangan dan perbaikan pipa air tersebut di daerah Parit 3 Teluk Nilai. Ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan perbaikan agar terkoneksi nantinya hingga air bersih dapat sampai ke Kota Kuala Tungkal.

"Saat ini masih melaksanakan perbaikan untuk menyambungkan ke Boster-boster yang ada dan Insya Allah bila semua sudah terkoneksi tentu kita semua berharap sampai ke kota Kuala Tungkal," ujarnya.

Usai melakukan orasi di kantor PUPR Tanjab Barat, Aktivis Rajawali Sakti melanjutkan aksi yang sama ke kantor Bupati Tanjabbar.

Reporter: Sabri
Editor: Agus Solihin Abar

Persoalkan | Air | Bersih, | Aktivis |

Copyright @2015