Kamis, 04 Juli 2019 23:30 WIB

Safrial Ingin Tanjabbar Jadi Contoh Pembangunan Ramah Lingkungan

 Safrial Ingin Tanjabbar Jadi Contoh Pembangunan Ramah Lingkungan
Bupati saat menghadiri sosialisasi

KUALA TUNGKAl  (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr Ir H Safrial M.S menghadiri acara sosialisasi dan bimbingan teknis penyusunan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH) berbasis jasa ekosistem, di aula utama pola kantor bupati, Kamis (4/7/2019).

Sebanyak kurang lebih 40 peserta mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Ir H Safrial MS dalam sambutannya mengatakan, pemerintah wajib menyusun program perencanaan lingkungan hidup sustainable development dimana setiap pembangunan harus mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan.

Lebih lanjut Safrial mengatakan daya tampung dan daya dukung dapat membantu ekosistem untuk kabupaten Tanjung Jabung Barat.karena laju pertumbuhan ekonomi penduduk dan tuntutan kebutuhan ekonomi berdampak terhadap pengunaan sumber daya alam serta pemanfaatan ruang pembangunan yang diketahui bahwa salah satunya.

Terjadinya alih fungsi lahan terutama lahan produktif untuk lahan non pertanian serta belum optimalnya pemanfaatan rencana tata ruang yang berwawasan lingkungan dalam perencanaan pembangunan.

“Saya berharap Tanjabbarat menjadi contoh terkait pembangunan yang memakai prinsip keramahan lingkungan hidup,” kata Safrial.

Tak hanya itu Bupati berpesan agar sosialisasi ini diikuti dengan seksama dan serius agar tercapainya tujuan bersama dalam membangun kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Mengingat pentingnya acara ini, diminta kepada seluruh OPD untuk mengikuti acara ini dengan serius dari awal hingga akhir acara sosialisasi ini,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kadis Lingkungan Hidup Suparjo S.E mengatakan Sosialisasi ini perlu disampaikan kepada para peserta yang terdiri dari OPD,  Para Camat Se-Tanjabbar, dan tim teknis lingkungan hidup, sebagai acuan untuk penyusunan rencana pembangunan di kabupaten tanjung jabung Barat,

"Rangkaian bimtek ini akan menjadi modal kita ke depan dalam menjaga ekosistem di kabupaten Tanjung Jabung Barat." tutup suparjo. 

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion sumatera/P3E kementrian Lingkungan Hidup, Drs. Amral Fery, M.Si, menyampaikan bahwa berbagai sektor seperti perindustrian, pertambangan, pariwisata, transportasi dan lainnya, hanya membuka usaha dan memerhatikan produksi saja.

"DLHK3-lah yang menjadi pihak yang bertugas mengawasi dampak terhadap lingkungan yang dihasilkan oleh berbagai sektor usaha tersebut, diperlukan KLHS bagi setiap instrumen rencana pembangunan sebagai bahan pertimbangan dampak lingkungan yang akan dihasilkan dari setiap kegiatan pembangunan," ujarnya.

Reporter: Sabri
Editor: Agus Solihin Abar

Safrial | Ingin | Tanjabbar | Jadi |

Copyright @2015