Sabtu, 03 Agustus 2019 10:48 WIB

Polisi Tangkap Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Mus Hingga Tewas

 Polisi Tangkap Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Mus Hingga Tewas
Ketiga tersangka pengeroyokan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Satreskrim dan jajaran Mapolres Tanjab Barat mengamankan Tiga pelaku Tindak Pidana pengroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pada hari Kamis (1/8/2019). pukul 19.30 WIB.

Ketiga tersangka yakni Sanggam Sillahi (42) warga RT.13 Desa Kampung Baru kecamatan Batang Asam,Tanjab Barat, Herdin Marbun (49), warga RT. 12, Desa Kampung Baru kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjab Barat, Virgo Sinaga (29) warga  RT 09 Desa Kampung Baru kecamatan Batang Asam kabupaten Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga,Sik melalui Kasatreskrim Iptu Dian Poernomo,Sik,SH.MH menyampaikan kronologis kejadian pada Senin 29 Juli 2019 lalu dengan korban berinisial MUS yang saat itu dalam keadaan mabuk sambil menghidupkan musik diwarung milik E. Simbolon, kemudian datang saksi Tombus Sinaga ke warung E. Simbolon menyampaikan agar musik dikecilkan karena anaknya kurang sehat, namun Korban MUS yang saat itu Mabuk merasa tidak senang dan membesarkan kembali Volume musiknya, selanjutnya E. Simbolon menegur MUS dan mengecilkan kembali volume musik, namun MUS komplain dengan Pemilik warung,selanjutnya Korban MUS menuju Rumah Tombus Sinaga, dan terjadilah keributan antara korban MUS dengan Tombus Sinaga dan orang-orang berdatangan untuk melerai keributan tersebut.

"Selanjutnya keributan reda, sedangkan korban MUS kembali ke warung E. Simbolon, tak seberapa lama kemudian keluaraga Tombus Sinaga datang kewarung menemui korban MUS dan sempat beradu mulut, karena situasi masih panas, maka saksi Darbin Sumitro Simbolon selaku Ketua Rt.13 meredam situasi,' ujar Iptu Dian.

Pada tanggal 30 Juli 2019, sekira Pukul 07.30 Wib keluarga Tombus Sinaga menemui Darbin Sumitro Simbolon meminta solusi penyelesaian masalah, selanjutnya sekira 20.00 Wib saksi Darbin Sumitro Simbolon menemui korban MUS yang saat itu diwarung E. Simbolon dan mengatakan akan mempertemukan dan mediasi dengan Tombus Sinaga, korban MUS pun bersedia.

"Pada hari Kamis tanggal 01 Agustus 2019, sekira Pukul 19.00 wib korban MUS dan Tombus Sinaga hadir dirumah Darmin Sumitro Smbolon serta Purnawan melakukan mediasi lanjutan dan disaksikan oleh pihak keluarga pak SINAGA dan tetangga sekitar, kemudian pada saat proses Mediasi sedang berjalan sekira Pukul 20.00Wib, korban MUS mengatakan pening kepala aku, aku salah, aku minta maaf, " jelas kasatreskrim.

Kemudian Ernest Sinaga mencoba menahan korban  MUS dengan tujuan agar tidak pergi dan kembali menyelesaikan mediasi,Kemudian korban  MUS yang sedang emosi, mencekik leher Ernes Sinaga serta hampir meninju Ernes Sinaga, melihat hal tersebut Sanggam Silalahi datang dan langsung memukul kearah muka korban sebanyak dua kali dengan tangannya, karena terdesak, korban MUS berlari menuju jalan di depan warung E. Simbolon, warga yang mengetahui korban berlari lalu mengejarnya dan langsung melakukan pengroyokan terhadap korban  MUS,melihat hal tersebut saksi Darbin Simbolon berusaha meminta bantuan kepada pihak yang berwajib, tak berapa lama kemudian pihak berwajib datang, pada saat tiba dilokasi korban MUS sudah tidak tertolong lagi setelah diperiksa korban sudah tidak bernyawa di lokasi.

"Selain mengaman kan Tiga orang tersangka kita juga telah mengamankan beberapa Barang Bukti yaitu 2 ( dua) batang kayu jambu biji,2 ( dua) bongkahan kayu,2 ( dua) batang kayu bambu panjang,1( satu) bekas tunggul kayu,1 ( satu) buah batu," jelasnya.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP Pidana. Sementara jenazah korban dimakamkan di TPU Desa Kampung Baru Kecamatan Batang Asam.

Atas kejadian tersebut Keluarga Korban tidak bersedia dilakukan outopsi dan menandatangani Berita Acara Penolakan Outopsi, penyidik tetap berupaya melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk potensi adanya tersangka dan barang bukti lebih lanjut.

Reporter: Sabri
Editor: Agus Solihin Abar

Polisi | Tangkap | Tiga | Orang |

Copyright @2015