Rabu, 27 November 2019 12:02 WIB

Anggota DPRD Tanjabbar Persoalkan Pembangunan Kompleks Perkantoran Bupati Dan Pintu Air Yang Tak Miliki Amdal

 Anggota DPRD Tanjabbar Persoalkan Pembangunan Kompleks Perkantoran Bupati dan Pintu Air Yang Tak Miliki Amdal

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait pembangunan/pengembangan komplek perkantoran Bupati Tanjab Barat yang merupakan Anggaran APBD  Tahun anggaran 2019,dengan Dana Rp.14.736.800.631.08,- yang dikerjakan PT.Jumindo Indah Prakasa,pengawas CV.Mida Teknik, dan pembangunan  Sheetpile dan pintu Air Belakang Kantor Bupati  Dana APBD Tanjab Barat Tahun anggaran 2019 sebesar Rp.14.401.913.831,12- dangan rekanan yang sama.

Anggota DRPD Tanjab Barat Komisi II Suprayogi Syaipul mempersoalkan Tata Ruang Pembangunan tersebut, dia menduga ada kekeliruan dalam pembangunan itu, karna didapati berdirinya bangunan rumah warga dikawasan kompleks perkantoran dan pembangunan pintu air dan itu menyalahi tata ruang pembangunan kompleks perkantoran dan pintu air tersebut.

Selain itu dia juga mengecam Dinas Perizinan untuk  tidak mengeluarkan izin atas bangunan rumah tersebut karana dari badan bangunan memakan bantaran sungai yang menjadi kawasan hijau sungai

"Badan bangunan ini memakan bantaran sungai yang akan menghambat pengembangbiakan ikan dan udang dan lain-lain, terlebih lagi ditutupnya aliran sungai tersebut,” tegasnya.

Buka hanya soal tata ruang bangunan pintu air, Suprayogi juga mempertanyakan amdal dari pembagunan tersebut, karna menurutnya pembnagunan tersebut harus dikaji dengan jelas sehingga tidak terkesan abal-abal.

Sementara itu hingga berita ini dimuat pihak instansi terkait belum bisa dimintai konfirmasinya.

Reporter: Sabri

Anggota | DPRD | Tanjabbar | Persoalkan |

Copyright @2015