Jumat, 22 November 2019 12:45 WIB

Pemprov Jambi Gelar Rapat Penanggulangan Terpadu Antisipasi Banjir

 Pemprov Jambi Gelar Rapat Penanggulangan Terpadu Antisipasi Banjir

JAMBI (SR28) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi meningkatkan kesiagaan bencana banjir dan tanah longsor menyusul kian tingginya curah hujan di daerah itu. Seluruh organisasiperangkat dinas (OPD) terkait di daerah itu diminta mulai siaga dan terus memantau perkembangan potensi banjir dan tanah longsor.

“Saya meminta seluruh OPD terkait tetap siaga dan terus memantau perkembangan yang terjadi terkait banjir dan tanah longsor menyusul meningkatnya curah hujan saat ini. Apabila terjadi banjir dan tanah longsor mendadak, seluruh OPD harus mengambil keputusan cepat dan tepat menyelamatkan atau membantu warga masyarakat,"kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, HM Dianto pada Rapat Teknis Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Jambi.

Rapat tersebut dihadiri sekitar 60 orang jajaran OPD atau dinas instansi terkait se-Provinsi Jambi dan stakeholder (pemangku kepentingan), termasuk jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), provinsi, kota dan kabupaten.

Menurut HM Dianto, seluruh pemangku kepentingan harus benar-benar sinergis, bersatu padu mengantisipasi dan menghadapi banjir dan longsor di Jambi. Kerja sama tersebut perlu mulai dari antisipasi dini hingga penanganan bencana banjir.

Dijelaskan, kesiagaan banjir di Jambi perlu ditingkatkan karena beberapa kabupaten dan kota di provinsi itu selalu dilanda bencana banjir setiap tahun. Banjir yang selalu melanda daerah itu antara lain banjir kiriman atau luapan, banjir hujan ekstrim, banjir bandang dan. banjir hulu.

“Sesuai regulasi yang ada, penanggulangan bencana banjir menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Di lingkungan pemerintah, masing-masing stakeholder melakukan peran masing-masing dengan anggaran masing-masing,”katanya.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah pada kesempatan tersebut mengatakan, rapat teknis kesiapsiagaan penanggulangan banjir tersebut digelar mengantisipasi antisipasi banjir tahunan di daerah itu. Melalui rapat tersebut diharapkan dapat ditetapkan satu persepsi dan program menghadapi musim hujan. Salah satu di antaranya kesamaan persepsi dan kegiatan antisipasi dini banjir.

"Kami berharap rapat teknis ini bisa meningkatkan keterpaduan dan sinergitas dalam upaya menghadapi bencana banjir, longsor dan angin puting beliung memasuki cuaca ekstrim dan musim hujan di akhir tahun ini hingga awal tahun mendatang,”katanya.

Sementara itu berdasarkan catatan SP, banjir yang melanda dua kota dan delapan kabupaten di Provinsi Jambi awal tahun lalu menyebabkan 14.488 unit rumah terendam di 170 desa di 48 kecamatan. Kerugian akibat banjir tersebut mencapai 6,2 miliar. 

Pemprov | Jambi | Gelar | Rapat |

Copyright @2015