Sabtu, 14 Desember 2019 23:11 WIB

Pemprov Dorong Pelaku Usaha Tangkap Peluang Tawaran CIMT-GT

 Pemprov Dorong Pelaku Usaha Tangkap Peluang Tawaran CIMT-GT

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi mendorong para pelaku usaha di Provinsi Jambi memanfaatkan peluang yang ditawarkan dalam kerjasama Centre of Indonesia Malaysia Thailand-Growth Triangle (CIMT-GT).

Hal itu disampaikan Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar, dalam pertemuan dengan Delegasi Forum CIMT-GT, Jum’at (14/13/2019), di Ruang Peranginan Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Turut hadir Director CIMT GT, Dr Firdaus Dahlan, Deputy Director CIMT GT, Wariya Pisuchpen, Kepala Bapedda Provinsi Jambi, Donny Iskandar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Imron Rosyadi, dan Kepala Disnakertrans Provinsi Jambi.

CIMT-GT adalah kerjasama tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Thailand (IMT). Tujuannya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah IMT melalui peningkatan perdagangan dan investasi, serta peningkatan ekspor dan investasi.

Selain itu juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, pendidikan, sosial dan budaya, mendorong sektor swasta memainkan peran utama, dan sektor publik dalam memfasilitasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Wilayah Indonesia yang menjadi bagian dari kerja sama IMT-GT adalah Provinsi Aceh, Bangka-Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pertemuan ini tindak lanjut kegiatan yang telah dilaksanakan serta perumusan arah kedepan dari negara Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle IMT-GT.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut pertemuan gubernur dan para menteri di Thailand, September lalu. Kami berharap lembaga ini memberi dampak positif bagi Provinsi Jambi,” kata Fachrori.

Dalam agenda IMT-GT melalui Presiden Republik Indonesia, beberapa kerja sama dapat dilakukan. Pemprov Jambi akan mendorong pelaku usaha menangkap peluang yang ditawarkan oleh IMT-GT.

“Kami siap memfasilitasi kerja sama yang dibangun pemerintah atau swasta dengan pelaku usaha di Malaysia, Thailand, Indonesia. Semoga kerja sama yang dibangun di IMT-GT membawa dampak positif bagi kemajuan Jambi,” jelas Fachrori.

Director Sub Regional Cooperation CIMT, Firdaus Dahlan ingin menjalin kerja sama dengan beberapa program yang mereka buat. Salah satunya Green Cities.

“Kami juga mendorong kerja sama pengembangan infrastruktur, pendidikan, dan industri, lingkungan hidup. Ini berguna untuk mendorong peningkatan kualitas pada Provinsi Jambi,” kata Dahlan.

Firdaus menjelaskan, pertemuan ini tindak lanjut pertemuan tingkat menteri di Thailand. Ada peluang kerja sama bagi para pebisnis di Jambi, terutama dalam mengambil kesempatan mendapatkan bantuan dari mitra CIMT –GT.

“Ada bantuan dukungan perencanaan pembangunan kota,” ungkap Dahlan.

Dengan dukungan Gubernur Jambi dan jajaran, serta setelah bertemu para pengusaha di Jambi, Firdaus menemukan berbagai potensi yang dapat dikembangkan.

“Jambi terkenal dengan karetnya, kelapa sawit, dan kopi. Ini semua menjadi potensi yang bisa dilempar ke pasar, di Thailand maupun Malaysia. Ini yang perlu digarap kedepan. Salah satu proyek yang bagus dikembangkan adalah green city,” kata Firdaus.

Project IMT-GT fokusnya pengembangan industri hilir di Jambi, yaitu Industri karet. Diharapkan Jambi tidak hanya bisa mengekspor karet mentah, tapi karet yang sudah diolah, sebagai pengembangan industri hilir.

Upaya kerjasama sub regional akan membawa dampak positif pada kesejahteraan masyarakat Jambi. IMT-GT akan menyampaikan informasi kerja sama dengan Universitas Jambi, salah satu dari 25 anggota jaringan universitas di IMT-GT.

“Kerja sama ini memperluas jaringan kerja sama pengajaran dan penelitian. Kami melakukan kerja sama memagangkan mahasiswa Unja di perusahaan-perusahaannya internasional. Ini kesempatan sangat baik bagi mahasiswa Unja,” tutur Firdaus. 

Pemprov | Dorong | Pelaku | Usaha |

Copyright @2015