Rabu, 15 Januari 2020 12:20 WIB

Remaja Yang Tenggelam Di Sungai Pengabuan Masih Dalam Pencarian

 Remaja yang Tenggelam di Sungai Pengabuan Masih Dalam Pencarian

KUALA TUNGKAL (SR28) - Seorang ramaja bernama Zulfan (16) warga Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjab Barat tenggelam di sungai Pengabuan saat korban sedang mandi di sungai tersebut pada Selasa (14/1/2020) kemarin tepatnya didepan Dermaga LLASDP / Watter Fron City (WFC) Kuala Tungkal.

Peristiwa tenggelamnya korban juga dibenarkan oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro S.Ik, MH melalui Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP),IPTUAgung Heru Wibowo SH,MH  saat berada ditempat kerjanya.

"Iya benar Selasa sore sekira pukul 17.15 wib telah terjadi peristiwa tenggelamnya orang saat sedang mandi berenang di perairan Sungai Pengabuan,tepatnya di depan Dermaga LLASDP / Watter Fron City (WFC) Kuala Tungkal, korban Zulfan Bin Matsah umur 16 tahun," ujar IPTU Agung.

Diceritakan Kapolsek KSKP IPTU Agung Heru Wibowo diketahui  korban pergi bersama empat orang temannya hendak mandi berenang di perairan sungai Pengabuan  kemudian sekira pukul 17.00 Wib korban bersama sama dengan empat orang temannya tersebut sampai dipelabuhan LLASDP/ WFC dan langsung berenang dengan cara terjun bersama dengan teman-temannya dan saat korban bersama teman-teman nya sedang berenang menuju ke sebuah Pompong yang berjangkar di sungai dengan jarak dari dermaga WFC kurang lebih 20 meter, pada saat itu juga korban Zulfan meminta tolong kepada temannya.

"Mendengar terikan korban minta tolong, kemudian temannya M Ilham langsung menolong korban yg dalam keadaan panik namun pada saat M ILHAM akan memegang tubuh korban tetapi terlepas terseret arus kurang lebih 2 meter, setelah itu teman korban M Yasah dan M Ilham langsung berenang mengejar tubuh korban yg terseret arus dan waktu itu tubuh korban sempat terpegang oleh saksi M Yasah dan M Ilham namun dikarenakan arus air sedang pasang dan sangat kuat, sehingga korban terseret dan masuk ke dalam air dan tidak kelihatan lagi , setelah itu teman-teman korban masih mencari keberadaan tubuh korban selama kurang lebih 30 menit, dan dikarenakan korban tidak kelihatan lagi, teman korban atau saksi melaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan dan ke Sat Polair Polres Tanjab Barat serta le Sat Pol air polda Jambi," jelas Iptu Agung Heru Wibowo.

Lanjut Koplsek KSKP, saat ini pihaknya juga sudah memintai keterangan para saksi atas kejadian tersebut yang merupakan teman korban sebanyak 4 orang.

Hingga kini petugas masih melakukan pencarian terhadap korban di perairan Sungai Pengabuan tepatnya di depan WFC dernaga pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal dengan menggunakan speed boat oleh Pers Polsek KSKP,Pers Pol air Polres Tjb Barat,Pers Polaitlr Polda Jambi,Pers Polair Mabes, Pers Basarnas,TNI AL, Bea Cukai dan KSOP.

Reporter: Sabri

Remaja | yang | Tenggelam | di |

Copyright @2015