Selasa, 11 Pebruari 2020 23:29 WIB

Bupati Tanjab Barat Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Virus Corona

 Bupati Tanjab Barat Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Virus Corona
Bupati Tanjabbar, Safrial MS

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait Virus Corona yang sedang viral di luar negeri bahkan hingga di tanah air.Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.safrial,MS  telah perintahkan dinas kesehatan dan puskesmas agar terus memantau perkembangan fenomena virus corona ini melalui berbagai media agar jangan sampai ketinggalan informasi.

Bupati Safrial juga meminta kepada Istansi kesehatan tanggapi fenomena penyebaran virus Corona yang belakangan ini cukup meresahkan masyarakat.

"Hingga saat ini Pemerintah melalui Dinas Kesehatan telah menindaklanjuti surat edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi terkait kesiap-siagaan dan antisipasi penyebaran Pnemoni Berat atau yang sering disebut corona dan kita terus berikan himbauan tersebut  di edarkan ke 16 puskesmas yang ada di Tanjung Jabung Barat," terang bupati. 

Adapun upaya antisipasi yang dilakukan yaitu dengan deteksi dan pencegahan serta respon cepat terhadap gejala pnemoni tersebut.

”Selain itu Saya juga telah perintahkan dinas kesehatan dan puskesmas agar terus memantau perkembangan fenomena virus corona ini melalui berbagai media agar jangan sampai ketinggalan informasi,” jelasnya. 

Lanjut bupati Safrial,” dengan melakukan update informasi dari sumber yang akurat dan kredibel kemudian di sebarkan kembali ke tengah masyarakat maka tidak akan terjadi kesalahpahaman dan tentunya akan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

"Untuk itu saya menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik menghadapi penyebaran corona ini karena alhamdulillah sampai hari ini tidak ada warga tanjab barat yang terindikasi terjangkit corona,” tambahnya. 

Terpisah, Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Hj. Arida Santi Orien membenarkan penyampaian bupati. Pihaknya memang sudah menindaklanjuti surat edaran Dinkes Provinsi Jambi serta meneruskannya ke 16 puskesmas. Selain itu menurutnya, Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat juga telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan penyebaran Pnemoni Berat atau yang sering disebut corona tersebut.

"Untuk langkah-langkah pencegahan kita sudah berkoordinasi bersama kapolres dan instansi terkait termasuk pengelola pelabuhan roro dan marina setiap penumpang yang masuk dari kedua pelabuhan itu kita periksa dengan menggunakan termoscanner suhu panas tubuh, apabila panas tubuh melebihi 39 derajat disertai batuk dan pilek akan langsung kita anamesa," kata bupati.

Selain itu Upaya pencegahan tersebut menurut ida (panggilan akrabnya), sudah cukup maksimal dan bahkan pihak dinkes juga sudah bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum KH Daud Arif Kuala Tungkal dalam membuat satu ruangan isolasi dengan seluruh alat pelindung diri (APD) yang sudah sesuai dengan SOP.

"Ini merupakan antisipasi jika ada kasus yang mengarah pada pnemoni berat tersebut,” tandasnya.

Reporter: Sabri

Bupati | Tanjab | Barat | Imbau |

Copyright @2015