Sabtu, 21 Maret 2020 13:14 WIB

Kapolres Tanjabbar Cek Kesiapan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Di RSUD Daud Arif

 Kapolres Tanjabbar Cek Kesiapan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Daud Arif

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH melakukan koordinasi dan pengecekan Ruang Isolasi Penanganan Pasien Corona Virus Disease Covid-19 di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Jum'at (20/03/2020) kemarin.

Turut dalam pengecekan Kasat Intelkam, Kasi Pelayanan Medis RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Biddokes Polres Tanjab Barat serta Personil Sat Intelkam Polres Tanjab Barat melakukan pengecekan kesiapan petugas medis, peralatan serta ruang Isolasi penanganan Corona Virus Disease Covid-19.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengungkapkan pengecekan dilakukan sekaligus koordinasi guna memastikan kesiapan ruang dan APD iolasi untuk penanganan untuk pasien PDP Covind-19 di RSUD KH. Daud Arif."Hal itu kata Kapolres, sebagaimana SK Gubernur Jambi Nomor 292/KEP.GUB/DISKES 4.2/2020 bahwa RSUD KH. Daud Arif ditunjuk sebagai RS rujukan di Jambi untuk penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

"Dari pengecekan tersebut, Kapolres mengungkapkan bahwa kesiapan ruang isolasi ada 8 ruang dan APD sudah memadai.  Kesiapan petugas medis dari seluruh Dokter umum RSUD KH Daud Arif yakni 3 (tiga) Dokter Spesialis."Ada Dokter Spesialis Penyakit Paru-paru, Spesialis Anak dan Spesialis Penyakit Dalam serta Perawat. Semua Dokter ini dapat menangani pasien Covid-19," beber Kapolres.

Kemudian untuk kesiapan Peralatan, RSUD KH Daud Arif memiliki Pakaian Pelindung diri untuk petugas medis sebanyak 4 (empat) pakaian dan 3 Pakaian Pelindung Diri (APD) dari Jambi. Namun alat ini hanya dapat digunakan 1 kali pakai.

"Satu ruangan isolasi hanya dapat menampung 1 pasien dan dimasing-masing ruangan tersebut terdapat peralatan seperti Ranjang, Kasur, Toilet, Telepon, Lemari dan Peralatan Medis seperti Alat Cuci Tangan Hand Sanitizer, Tissu, Oksigen, Peralatan Infus," tambahnya. 

Ditegaskan Kapolres dari koordinasi dengan pihak RSUD KH Daud Arif bahwa hingga saat ini, belum ada menyatakan masyarakat Kabupaten Tanjab Barat dan sekitarnya yang menjadi ODP (Orang Dalam Pengawasan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan)."Tetapi RSUD KH Daud Arif sudah siap menangani apabila ada masyarakat yang terkena penyakit Covid-19/Virus Corona," terangnya.

Kendati demikian sambung Kapolres, masih terdapat peralatan standard penanganan Covid-19 yang tidak terdapat di ruang isolasi seperti Hevaviter (alat khusus penyaring udara inveksi) dan belum memiliki Disinfektan Semprot yang digunakan untuk mensterilkan ruangan atau petugas medis apabila telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Reporter: Sabri

Kapolres | Tanjabbar | Cek | Kesiapan |

Copyright @2015